Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ASURANSI Jasindo kini terhubung dengan petani melalui aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP). Direktur Pengembangan Bisnis Asuransi Jasindo, Diwe Novara, mengatakan aplikasi SIAP dibuat untuk memudahkan pendaftaran asuransi pertanian program pemerintah.
“Melalui aplikasi ini, prinsip transparansi dan akuntabilitas akan sangat terjaga. Karena pihak terkait bisa memantau pelaksanaan asuransi program pemerintah melalui aplikasi ini,” kata Diwe dalam keterangan di Jakarta, Rabu (12/8/2020).
Baca juga: Asuransi Jasindo Komit dalam Pemberdayaan UMKM
Tidak hanya itu, sambungnya, para petani semakin dimudakan ketika melakukan proses pendaftaran, monitoring proses penutupan dan klaim, mengunduh e-polis, dan percepatan laporan awal klaim. "Ini semua berkat aplikasi SIAP," tegasnya.
Menurut dia, sejumlah fitur dalam aplikasi SIAP ialah terkait pendaftaran peserta, e-polis, pelunasan premi, pelaporan, hingga fitur yang memudahkan petani dan petugas penyuluh lapangan (PPL) dapat mengunggah dokumen klaim awal serta SK DPD.
"Digitalisasi merupakan salah satu target yang dilakukan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo pada 2020. Aplikasi ini juga menjadi solusi di tengah pandemi covid-19. Para petani dan PPL tak harus bertatap muka dengan pihak Asuransi Jasindo,” imbuh Diwe.
Sebagai informasi, Asuransi Jasindo dan Kementerian Pertanian menghadirkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sejak Oktober 2015 untuk melindungi petani dari risiko-risiko dan meningkatkan daya saing usaha petani padi.
Menurut Diwe, hal itu sejalan dengan Undang Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, khususnya terkait dengan pelaksanaan strategi perlindungan petani melalui asuransi pertanian.
“Melalui asuransi ini para petani dapat melindungi diri dari risiko kerugian nilai ekonomi usaha tani padi akibat gagal panen. Dengan demikian, petani tetap memiliki modal kerja untuk penanaman berikutnya," cetusnya.
Baca juga: Asuransi Jasindo Kampanyekan Penggunaan Antiplastik
Ganti rugi diberikan kepada peserta asuransi yang umur padinya sudah melewati 10 hari atau dengan tingkat dan luas kerusakan mencapai lebih dari 75%.
Besarnya ganti rugi adalah Rp6 juta per hektare per musim tanam. Jika kurang atau tidak genap kelipatan satu hektare, ganti rugi akan dihitung secara proporsional. (RO/A-3)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved