Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Kalangan pengusaha menilai stimulus yang disediakan pemerintah guna mendorong pemulihan ekonomi sudah cukup baik. Tantangannya ada pada implemetasinya.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menuturkan implementasi dari kebijakan pemerintah dinilai belum efektif.
"Stimulus-stimulus kita sudah baik dan sudah tepat, tetapi tidak efektif untuk mendongkrak kinerja sektor riil karena pencairan atau distribusinya terhambat kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Rebound amat sangat tergantung pada stimulus pemerintah karena kemampuan pemodalan dalam negeri terbatas," ujar Shinta saat dihubungi, Sabtu (8/8).
Menurutnya, hambatan realisasi dukungan pemerintah juga terjadi dalam upaya mendongkrak daya beli masyarakat dan suntikan modal kepada pelaku usaha. Padahal modal amat dibutuhkan oleh pelaku usaha untuk menghidupkan kembali produktivitasnya meski tingkatannya akan berbeda dengan kondisi normal.
Pararel dengan itu, upaya untuk mengungkit daya beli juga harus menjadi fokus pemerintah bila ingin pertumbuhan ekonomi di triwulan III membaik. "Distribusi stimulus untuk peningkatan daya beli masyarakat serta peningkatan belanja pemerintah untuk penciptaan demand sangat dibutuhkan sehingga memberikan output triwulan III yang positif," terang Shinta.
Meski dukungan pemerintah di tengah pandemi amat krusial, Shinta berharap agar reformasi kebijakan ekonomi yang sebelum pandemi digaungkan tetap berlanjut. Sebab hal itu dapat mendorong perbaikan iklim berusaha dan investasi di Tanah Air.
Perbaikan itu diyakini akan membawa hal positif berupa suburnya investasi di Indonesia. Bila itu terjadi, serapan tenaga kerja akan menjadi lebih besar dan dapat mendorong berkontribusi memulihkan ekonomi nasional.
"Harus terus dilaksanakan dan direalisasikan agar peningkatan kinerja sektor riil tidak hanya bertumpu pada stimulus-stimulus dan kekuatan modal dalam negeri yang terbatas tetapi juga dengan FDI (Foreign Direct Investment)," imbuh Shinta.
"Kalau tidak diperbaiki, rebound ekonomi menjadi tidak solid (mudah terganggu faktor eksternal) dan recovery ekonomi akan berlangsung lama (bukan di triwulan III 2020). Karena supply capital jauh lebih rendah dari pada kebutuhan capital di sektor riil. Itu akan mengakibatkan lapangan pekerjaan sulit atau lambat diciptakan kembali bagi pekerja-pekerja yang kehilangan pekerjaannya sepanjang covid-19," sambungnya.
Lebih lanjut Shinta meminta agar pemerintah dapat membangun kepercayaan masyarakat atas penanganan dampak pandemi dan pemulihan ekonomi. "Pemerintah perlu memberikan confidence kepada masyarakat bahwa penanggulangan covid-19 dilakukan dengan baik dan masyarakat perlu terus mengikuti protokol kesehatan," pungkas dia. (E-1)
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan dampak stimulus yang digelontorkan pemerintah akan terlihat pada triwulan IV 2025.
Diskon tarif tol kerap diberikan pemerintah pada momen-momen libur panjang dalam rangka hari besar keagamaan maupun libur sekolah.
Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
BADAN Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati langkah penebalan stimulus fiskal guna menjaga daya beli masyarakat.
Rumah123 gelar Harpropnas Fest 2025 di Kota Kasablanka. Stimulus pajak dorong transaksi properti, harga turun hingga 30%, buyers market menguat.
Insentif tersebut bisa menjadi katalis transformasi sistemik, mulai dari peningkatan daya beli masyarakat, pembangunan industri hijau, hingga fondasi ekonomi rendah karbon di masa depan.
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved