Rabu 29 Juli 2020, 16:37 WIB

Panen Padi di Kapuas Hulu,Bupati Minta Tanam tidak Sekali Setahun

mediaindonesia.com | Ekonomi
Panen Padi di Kapuas Hulu,Bupati Minta Tanam tidak Sekali Setahun

DOK KEMENTAN
Kapuas Hulu berupaya tanam padi dua kali setahun.

 

Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir melakukan panen perdana padi musim gadu milik petani di Desa Tani Makmur, Kecamatan Hulu Gurung, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Panen ini di lahan seluas 97 hektare (ha).

Setiap tahunnya petani di Desa Tani Makmur tersebut menghasilkan 170 ton beras yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Kecamatan Hulu Gurung. Bahkan hasilnya ada yang dipasarkan juga ke Kecamatan Jongkong dan Selimbau di wilayah Kapuas Hulu.

"Saya minta petani Kapuas Hulu tanam padi dilakukan dua kali dalam setahun. Hal tersebut untuk meningkatkan produksi pertanian dalam ketahanan pangan," kata Abang Muhammad Nasir, saat panen perdana padi milik petani di Kecamatan Hulu Gurung, Kapuas Hulu, Selasa (28/7).

Baca Juga: Kunjungi Karawang, Mentan Panen Padi Pastikan Pangan Aman
 
Dikatakan Nasir, melakukan tanam padi dua kali dalam setahun dapat memulihkan perekonomian yang sempat lumpuh oleh Covid-19. “Bahkan jika berbicara pertanian, Dinas Pertanian wajib melaporkan seminggu sekali ketersediaan pangan, kepada Menteri guna mengantisipasi kekurangan stok beras dan gula di tengah pandemi Covid-19, khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu,” ujarnya.

"Petani di Desa Tani Makmur itu patut berbahagia bisa melakukan panen padi. Semoga ke depannya produksi hasil pertanian semakin ditingkatkan. Namun yang tidak kalah penting lagi, jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan," tegas Nasir.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi meminta jajaran Dinas Pertanian di Kapuas Hulu bisa mendorong petani tanam padi minimal dua kali setahun. “Akan lebih baik lagi bisa IP 300, artinya tanam tiga kali setahun. Dan itu sudah dilakukan di beberapa wilayah lain,” tuturnya.

Baca Juga: Jadi Lumbung Beras, Pemkab Banyuasin Panen Padi IP 200

Seuwandi menegaskan kembali sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Kementan terus berkomitmen menyalurkan bantuan untuk budidaya dan penanganan pasca panen.

Suwandi menyatakan bahwa Kementan berkomitmen untuk menyediakan pangan 267 juta jiwa rakyat Indonesia secara mandiri. "Supaya bisa lebih semangat berproduksi, Kementerian Pertanian memberikan bantuan berupa bantuan benih padi dan benih jagung, alat alat pasca panen, dan juga berbagai jenis alat pra panen serta permodalan dari KUR terus ditingkatkan," terang Suwandi. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara/Rivan Awal Lingga

Jokowi: Pengawasan OJK Jangan Masuk Angin, Harus Bertaring

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 15 Januari 2021, 22:38 WIB
"Transaksi keuangan yang menjurus ke fraud harus ditindak tegas. Pengawasan OJK juga tidak boleh mandul, tidak boleh masuk angin, dan...
DOK OJK

OJK Beberkan Lima Prioritas Sektor Jasa Keuangan 2021

👤Ihfa Firdausya 🕔Jumat 15 Januari 2021, 21:50 WIB
Memasuki 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ingin memanfaatkan momentum untuk mengaplikasikan kebijakan-kebijakan yang mengungkit...
DOK MI

Kecelakaan Fatal Pesawat Indonesia di Bawah Rata-Rata Global

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 15 Januari 2021, 21:40 WIB
Kecelakaan fatal pesawat di Tanah Air sudah jarang terjadi lantaran banyak dilakukan perbaikan dari sisi regulasi dan pengawasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya