Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (16/7) berhasil rebound tipis setelah penutupan kemarin terkoreksi.
Berdasarkan pantauan pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,16% atau 8,10 poin ke level 5.083,90. Hasil ini tentunya sangat positif jika dibandingkan pada penutupan kemarin, di mana IHSG ditutup melemah 0,06% atau 3,32 poin ke level 5.075,80.
Sesuai prediksi Analis Binaarttha Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan bahwa IHSG akan bergerak naik. Bahkan dia memprediksi level resistance IHSG pada hari ini 5.172 hingga 5.233.
"Sedangkan, area support indeks bergerak di level antara 5.137 hingga 5.094," ungkap Nafan dilansir dari riset hariannya.
Berdasarkan analisis teknikal, Nafan menambahkan bahwa terlhat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju resistance terdekat.
Baca juga: ShopeePay Gandeng McDonald’s untuk Dorong Transaksi Nontunai
Di lain pihak, Riset Valbury Sekuritas menilai bahwa pergerakan IHSG diprakirakan melemah pada perdagangan saham hari ini. Hal tersebut dikatakan telah dipengaruhi oleh beberapa faktor.
"Pertama, indeks berjangka global cenderung melemah, dapat menjadi sinyalemen negatif bagi pasar regional Asia. Kendati sebelumnya saham AS pada perdagangan Rabu (15/07) menguat dan nilai tukar rupiah yang diperkirakan masih rawan melamah terhadap dolar AS, terbawa faktor ekonomi Singapura yang diklaim mengalami resesi, hingga data ekonomi di Eropa dan AS yang lesu," tulis Valbury Sekuritas dilansir dari laman resmi.
Jika terjadi pelemahan atas rupiah, Riset Valbury Sekuritas menilai bahwa hal tersebut sekaligus dapat mengeliminasi sentimen dari rilis data, di mana BI diprakirakan akan menurunkan suku bunga 7-DRR menjadi 4,0% dari 4,25%. (A-2)
IHSG ditutup menguat 1,20% ke level 7.106 pada Selasa (17/3). Simak analisis pemicu reli bursa saham jelang libur panjang Nyepi dan Idul Fitri 2026 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
IHSG ditutup anjlok 1,61% ke level 7.022 pada Senin (16/3/2026). Investor khawatir defisit fiskal melebar di atas 3% akibat tensi geopolitik & harga minyak.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa 17 Maret 2026.
IHSG dibuka menguat tajam 1,57% ke level 7.132 pada perdagangan Selasa (17/3). Tercatat 646 saham menguat dengan nilai transaksi Rp1,4 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Senin dibuka melemah seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap situasi global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (16/3), dibuka di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Kamis seiring meningkatnya volatilitas harga minyak mentah di pasar global.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, menunjukkan volatilitas tinggi di sesi pagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved