Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Mandiri terus memperkuat layanan digital banking untuk semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. Hingga Mei 2020, jumlah transaksi e-channel Bank Mandiri tercatat mencapai 647 juta transaksi.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan dari keterangan tertulis kemarin menyebutkan, Bank Mandiri telah mempersiapkan berbagai strategi baik di segmen wholesale, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), maupun untuk menjadi modern digital bank sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi kompetisi yang kian tak terbendung.
“Pada aplikasi Mandiri Online sendiri, yang menjadi salah satu layanan digital unggulan Bank Mandiri, hingga Mei 2020 pengguna aktifnya telah mencapai 5 juta pengguna, dengan nilai transaksi sebesar Rp230 triliun,” ujarnya.
Tahun ini, imbuh Rully, Bank Mandiri mulai memperkenalkan layanan Online Onboarding. Lewat layanan tersebut, masyarakat tidak perlu ke kantor cabang atau men-download aplikasi untuk membuka rekening, tetapi cukup mengakses link join.bankmandiri.co.id melalui ponsel atau melakukan scan QR. Sebanyak 65 ribu rekening baru telah dibuat masyarakat tanpa perlu ke cabang.
Sementara itu, layanan Mandiri Online, kini telah menjadi platform e-channel utama yang memiliki layanan lengkap untuk memenuhi kebutuhan nasabah ritel, seperti transfer, pembayaran pajak, BPJS, telepon, kartu kredit, pembelian pulsa, token PLN, pembukaan rekening deposito, informasi transaksi kartu kredit, dan lainnya. Bahkan, saat ini pengisian saldo e-money melalui Mandiri Online juga sudah dapat dilakukan pengguna Ios.
Untuk mendukung fokus penguatan digital banking tersebut, Bank Mandiri juga terus mengembangkan kompetensi tenaga kerja seiring dengan pengembangan layanan digital.
“Pengembangan digital tidak membuat kami mengurangi tenaga kerja, tetapi kami justru melakukan pengembangan skill atau kemampuan pegawai. Nantinya, dengan pengembangan kemampuan ini, pegawai akan siap beradaptasi dari sisi operasional untuk penguatan layanan digital Bank Mandiri,” terang Rully.
Untuk memperkuat kapabilitas, lanjutnya, Bank Mandiri menyediakan berbagai pelatihan dan pendidikan. (Mir/E-3)
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Bank Mandiri kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan
Dalam ajang ini, Bank Mandiri memberi dukungan sebagai official bank partner.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved