Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Keuangan meluncurkan instrumen investasi obligasi negara ritel seri ORI017 secara virtual melalui akun media sosial Facebook untuk pertama kalinya karena pandemi covid-19.
“Hasil dari penerbitan ORI akan digunakan untuk pembiayaan APBN, termasuk untuk penanggulangan dan pemulihan dari pandemi covid-19,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Luky Alfirman di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, situasi saat ini memerlukan gerakan kolektif, baik dari pemerintah, swasta, maupun publik untuk saling mendukung dalam menghadapi tekanan akibat wabah virus korona ini.
Dengan membeli ORI017, lanjut dia, itu menandakan partisipasi langsung dari masyarakat dalam upaya pemulihan pembangunan dan perekonomian Indonesia imbas covid-19.
Berinvestasi dalam ORI017 ini, kata dia, merupakan investasi yang aman dan terjangkau karena pembayaran pokok dan bunga dijamin negara dan dapat dipesan minimal Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.
Setelah peluncuran ini, masyarakat sudah bisa memesan ORI seri ke-17 ini hingga 9 Juli 2020 pukul 10.00 WIB.
Adapun imbal hasil dari SBN ini ialah 6,4% tetap per tahun yang diklaim lebih tinggi dari rata-rata bunga deposito mencapai 5,5%.
SBN tersebut memiliki jatuh tempo hingga 15 Juli 2023, tapi bisa diperdagangkan di pasar sekunder yang bisa dilakukan setelah dua periode pembayaran, yakni pada September 2020, hanya antarinvestor domestik. Saat ini ada 16 bank umum yang menjadi mitra, antara lain BCA, BNI, Bank Permata, BRI, BTN, Maybank Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri, Bank OCBC NISP, Bank Panin, Bank DBS Indonesia, Bank HSBC Indonesia, Bank UOB Indonesia, Bank Commonwealth, Bank Danamon Indonesia, dan Bank Victoria International.
Selain itu, juga ada empat perusahaan efek, yaitu Trimegah Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, Bahana Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas, tiga perusahaan efek khusus, yakni Bareksa Portal Investasi, Star Mercato Capitale (Tanamduit), dan Nusantara Sejahtera Investama (Invisee), serta dua perusahaan fintech, yaitu Investree Radhika Jaya (Investree) dan Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku). (Des/Ant/E-1)
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved