Rabu 10 Juni 2020, 12:11 WIB

Audit Baznas 2019 Raih Predikat Wajar

mediaindonesia.com | Ekonomi
Audit Baznas 2019 Raih Predikat Wajar

Ist/Dok.MI
Baznas meraih predikat 'Wajar', terkait laporan keuangan sepanjang tahun 2019.

 

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) meraih predikat 'Wajar', terkait laporan keuangan sepanjang tahun 2019. Proses audit laporan keuangan dapat diselesaikan di tengah sulitnya proses pelaksanaan teknis akibat pandemi Covid-19. 

Pasalnya sejumlah kunjungan tim auditor ke titik pendistribusian dan pengelolaan unit pengumpul zakat (UPZ) harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Krena saat proses audit, bersamaan dengan tingginya angka penularan Covid-19. Akibatnya waktu yang dibutuhkan dalam proses audit untuk tahun ini membutuhkan waktu yang lebih panjang.

Predikat 'Wajar' ini telah menjadi tradisi Baznas sejak didirikan dari pada 2001. Selain itu predikat “Wajar” merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan dari kantor akuntan publik. 

Diaudit oleh auditor independen Kantor Akuntan Publik (KAP) AR Utomo, penyerahan audit laporan keuangan ini dihadiri oleh Ketua Baznas Bambang Sudibyo dan Managing Partner Kantor Akuntan Publik (KAP) AR Utomo Ahmad Toha melalui platform online yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Baznas TV, Selasa (9/6). 

"Kami telah mengaudit dengan seksama dan menyatakan laporan keuangan Baznas 2019 dibuat atau disajikan dengan wajar,” ujar Managing Partner KAP AR Utomo, Ahmad Toha, dalam keterangan pers.

Sementara itu, Bambang menyampaikan rasa syukurnya Baznas mampu meraih kembali predikat yang sama seperti yang telah didapatkan di tahun sebelumnya.

Menurutnya, predikat 'Wajar' dalam laporan keuangan menjadi bukti pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun Baznas telah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Alhamdulillah melalui kerja keras dan kerja sama yang baik dari para Komisioner, jajaran Direksi, Sekretaris dan seluruh amil dan amilat Baznas di berbagai lini, kita mampu mengulang prestasi yang sama melanjutkan predikat wajar dalam laporan keuangan Baznas 2019," ujar Bambang, dalam sambutannya. 

"Baznas memiliki komitmen untuk selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dan disiplin mengikuti aturan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS),” kata Bambang.

Sementara itu Direktur Kepatuhan dan Audit Internal Baznas. Mochammad Ichwan, menambahkan laporan keuangan Baznas telah disusun dan disajikan sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia, khususnya Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan  (PSAK) nomor 109 mengenai akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

“Semua informasi dalam Laporan Keuangan BAZNAS telah disajikan secara lengkap dan benar,” ujar Ichwan. (RO/OL-09)

Baca Juga

Antara

Pasokan Aman, Pemerintah Pastikan Harga Beras Tetap Terkendali

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 25 September 2022, 18:22 WIB
Berdasarkan data Kemendag, secara rerata harga beras mengalami kenaikan 0,9% dibanding tahun...
dok.mi

Subsidi BBM Perlu Dialihkan untuk Tujuan yang Produktif

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 16:35 WIB
ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang selama ini digunakan untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM), dinilai perlu dialihkan...
KKP

KKP Gandeng Rusia Perkuat Kerja Sama Perikanan

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Minggu 25 September 2022, 16:11 WIB
Ishartini mengungkapkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Rusia menjadi salah satu pasar potensial...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya