Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETERGANTUNGAN masyarakat terhadap transaksi digital, khususnya ketika pandemi covid-19 saat ini, perlu diiringi kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan dan kejahatan dalam transaksi elektronik tersebut.
Apalagi, kejahatan transaksi elektronik kini berubah modus, yakni jika dahulu mengincar nomor identifikasi pribadi (PIN) ATM, sekarang copet digital coba membobol rekening nasabah lewat pengalihan kode one time password (OTP).
CEO PT Visonet Internasional (OVO) Karaniya Dharmasaputra menyampaikan pihaknya sebagai platform pembayaran digital selalu memberikan edukasi kepada pengguna terkait keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi.
“Kami mengimbau pengguna agar tak membagikan OTP dan password kepada siapa pun dan juga mengganti password secara berkala untuk pengamanan lebih lanjut,” tutur Karaniya kepada Media Indonesia, pekan lalu.
OVO mengaku memberikan perlindungan berlapis kepada semua pengguna untuk mengantisipasi semua bentuk kejahatan siber. Keamanan OVO terdiri atas OTP, PIN, serta notifikasi OVO bila diakses dari perangkat elektronik berbeda. OVO pun menerapkan keamanan yang tersertifikasi secara global.
Chief Technology Officer DANA Norman Sasono mengungkapkan kasus yang kerap terjadi di masyarakat, yakni kasus penipuan terkait dengan social engineering atau upaya penipuan dengan cara mencari informasi untuk mengakses akun pengguna, termasuk pengguna layanan dompet digital.
“Interaksi dalam social engineering ini bisa dilakukan lewat berbagai jalur komunikasi, seperti telepon, e-mail yang menyertakan link untuk phising, direct message di media sosial, aplikasi chatting, atau tatap langsung dengan korban,” jelas Norman.
Dalam kasus ini, biasanya penipu mencoba memanfaatkan kelengahan pengguna dompet digital dan menanyakan OTP atau PIN dengan iming-iming beragam. Pengguna yang lengah dan tidak paham isu keamanan, serta kurang berhati-hati, umumnya mereka percaya memberikan data pribadi.
“Masyarakat harus waspada dan tidak memberikan data pribadi atau finansial lainnya kepada orang lain dengan alasan apa pun,” tuturnya.
Sertifikat digital
Coporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan Bank Mandiri terus melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai keamanan bertransaksi digital.
Dia juga mengingatkan nasabah dalam melakukan transaksi tidak memberikan password dan kode OTP kepada siapa pun, termasuk petugas bank.
Secara terpisah, pakar IT Security Gildas Deograt Lumy menilai keamanan berbasis OTP secara keamanan masih dianggap riskan.
“Seharusnya sistem keamanan ini sudah berevolusi ke sertifikat digital autentikasi untuk online autentication. Penggunaan sertifikat digital pun lebih murah dan bagi user tidak menyulitkan, bahkan lebih simpel daripada password atau OTP,” pungkasnya. (S-3)
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved