Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM menjaga ketersediaan pangan di tengah pandemi virus korona Perum Bulog menjaga stok di setiap daerah dengan mengamalkan tiga pilar dalam ketahanan pangan yakni pilar ketersediaan, pilar keterjangkauan, dan pilar stabilisasi.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh, mengatakan pada pilar ketersediaan, Bulog sedang melakukan penyerapan gabah dan beas dari petani lokal.
"Dimana pada Mei dan Juni sedang dalam masa panen, oleh karena itu bulog menurunkan timnya untuk menyerap gabah dan beras dari para petani," kata Tri Wahyu saat telekonferesi, Minggu (17/5).
Pada pilar keterjangkauan, Bulog sedang melaksanakan penyebaran stok beras ke seluruh daerah serta bulog juga melaksanakan operasi pasar.
"Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir bahwa stok beras di seluruh daerah dalam kondisi aman dan tercukupi," ujar Tri Wahyu.
Baca juga :Pemerintah Pastikan Industri Makanan Siap untuk Lebaran
Sedangkan pilar terakhir yakni pilar stabilitas harga, Bulog melakukan stabilisasi harga di tingkat produsen dengan menyerap gabah dan beras. Untuk dari sisi hilir melakukan stabilisasi harga di tingkat konsumen.
"Kemudian dalam upaya memenuhi pangan selama pandemi Bulog menjaga ketersediaan pasokan diminta pemerintah menjaga stok hingga 1-1,5 juta ton itu sedang kami laksanakan," jelasnya.
"Kami melakukan penyerapan gabah dan beras hingga 15 ribu ton per hari itu kami pertahankan," tambahnya.
Sebaran stok beras di seluruh gudang Bulog di Indonesia mencapai 1,4 juta ton dan sudah tersebar di seluruh Indonesia.
Adapun Bulog memilki mekanisme minimum stok yakni 1/3 dalam gudang, 1/3 di perjalanan, dan 1/3 di perjalanan menuju gudang pengirim.
"Sehingga kami yakinkan dan pastikan sebaran stok beras dalam kondisi aman dan Insya Allah kami juga akan memasuki panen berikutnya pada September sehingga akhir tahun ketersediaan stok akan aman," pungkasnya. (OL-2)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved