Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GARUDA Indonesia diketahui memiliki utang sukuk global dengan nilai penerbitan sebesar US$ 496,84 juta, yang akan jatuh tempo pada 3 Juni.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra sempat mengeluhkan lantaran utang ini jatuh tempo di tengah pandemic covid-19. Pasalnya perusahaan maskapai nasional ini tengah menghadapi situasi keuangan yang carut-marut.
Namun, pihaknya memastikan tengah melakukan diskusi dengan pemegang saham membahas tiga opsi yang bisa dilakukan.
“Jadi ada banyak utang dan banyak tipe ya. Yang jatuh tempo ini sukuk global. Tapi saya mikir kok hatuh temponya pas lagi kayak gini. Tapi kita punya tiga opsi yang sedang diobrolkan dengan pemegang saham,” ujar Irfan saat melakukan diskusi secara virtual di Jakarta, Senin (4/5).
Baca juga:Harga BBM di Indonesia tidak Ada Perubahan
Pihaknya belum menjelaskan tiga opsi tersebut lebih lanjut. Namun, selain mendiskusikan perihal ini dengan pemilik saham. Garuda Indonesia turut menunjuk konsultan untung menangani permasalahan ini untuk menemukan solusi yang win-win.
“Kita tunjuk konsultan untuk menangani ini secara win-win. Ya yang penting solusinya yang realistis dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu, seperti diketahui saat ini Garuda Indonesia tengah mengalami kesulitan keuangan perusahaan. Hal ini diperparah saat pandemic covid-19 memukul industri penerbangan salah satunya maskapai Garuda Indonesia. (OL-2)
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Suntikan dana ini akan memperkuat struktur permodalan dan memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda di Bursa Efek Indonesia.
Setiap pelanggan dapat melakukan satu kali penukaran pada setiap skema mulai dari 30.000, 150.000, dan 300.000 poin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved