Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons kritikan Menteri Keuangan era Orde Baru Fuad Bawazier soal paket kebijakan stimulus ketiga sebesar Rp405,1 triliun.
Ani, sapaan karib Sri Mulyani, menilai kritikan itu menandakan Fuad Bawazier kebingungan memahami Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Ada salah satu bekas menteri menyampaikan, 'oh belanja negara hanya tambah Rp74 triliun, tapi pemerintah bilang Rp405 triliun'. Itu karena dia kebingungan membaca APBN," ketus Ani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR, Kamis (30/4).

Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VII periode 16 Maret 1998-21 Mei 1998 Fuad Bawazier. (Antara)
Baca juga: Kuartal I 2020, Danamon Bukukan Laba Bersih Rp1,25 Triliun
Ani menjelaskan, untuk menghitung besaran stimulus yang diberikan pemerintah, hitungannya tidak semata dilihat dari sisi belanja. Penerimaan yang berkurang karena pemberian insentif juga merupakan salah satu komponen yang semestinya juga dipahami sebagai stimulus.
"Stimulus itu bisa berasal penerimaan yaitu dengan melakukan revenue for gone atau tidak meng-collect pajak, stimulus bisa bersaal dari belanja melalui tambahan belanja dan stimulus bisa berasal dari pembiayaan yaitu dengan melakuakn pencetakan surat berharga yang kemudian bisa ditempatkan di sektor usaha," paparnya.
Baca juga: Uang Juga Dikarantina Selama 14 Hari agar Aman dari Korona
Pada sisi belanja, memang hanya naik di kisaran Rp73,4 triliun dari target awal dalam APBN 2020 sebesar Rp2.540,4 triliun. Namun di waktu yang sama pemerintah juga melakukan refocussing dan realokasi anggaran serta penghematan belanja.
Dari tiga kegiatan itu didapat angka sebesar Rp95,7 triliun yang berasal dari seluruh kementerian lembaga. Angka itu muncul dari belanja barang yang turun Rp52 triliun, pemotongan belanja perjalanan dinas Rp33,6 triliun, barang lain Rp18,2 triliun dan belanja modal Rp42,6 triliun.
"Untuk pemotngan belanja modal kami sampaikan, dilakukan dengan tetap hati-hati, kami minta PUPR dan Kemenhub agar proyek tidak mangkrak, tapi mereka hanya melakukan slowing down atau perlambatan eksusinya atau multi years untuk diluncurkan tahun selanjutnya sehingga proyek tidak terhenti dan menjadi mangkrak," pungkas dia.
Baca juga: BI Siapkan Uang Tunai Rp 158 Triliun Selama Ramadan
Sebelumnya Fuad Bawazier melontarkan kritik bertajuk 'Stimulus atau Stimules?'. Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan VII periode 16 Maret 1998-21 Mei 1998 itu menyatakan pemerintah sejatinya hanya mengucurkan stimulus paket ketiga sebesar Rp73,4 triliun, bukan Rp405,1 triliun.
Hitungan versi Fuad ialah dari naiknya anggaran belanja pemerintah pusat sebesar Rp167,6 triliun dikurangi dengan Anggaran Transfer Ke Daerah dan Dana Desa yang turun Rp94,2 triliun. Dari hitungan itu didapat angka sebesar Rp73,4 triliun dan dianggap sebagai besaran stimulus yang dianggarkan pemerintah. (X-15)
Ruang fiskal pemerintah kian terbatas seiring meningkatnya posisi utang hingga Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 atau setara 40,46 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat selama musim Idul Fitri, Pelita Air menghadirkan diskon tiket hingga 21% untuk seluruh rute domestik.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan dampak stimulus yang digelontorkan pemerintah akan terlihat pada triwulan IV 2025.
Diskon tarif tol kerap diberikan pemerintah pada momen-momen libur panjang dalam rangka hari besar keagamaan maupun libur sekolah.
Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
BADAN Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati langkah penebalan stimulus fiskal guna menjaga daya beli masyarakat.
Rumah123 gelar Harpropnas Fest 2025 di Kota Kasablanka. Stimulus pajak dorong transaksi properti, harga turun hingga 30%, buyers market menguat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved