Kamis 30 April 2020, 18:15 WIB

Uang Juga Dikarantina Selama 14 Hari agar Aman dari Korona

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi
Uang Juga Dikarantina Selama 14 Hari agar Aman dari Korona

ANTARA/Ahmad Subaidi
Uang tunai.

 

BANK Indonesia (BI) memperlakukan uang yang masuk dan akan dikeluarkan secara khusus. Apalagi kondisi pandemi virus korona membuat banyak kekhawatiran terhadap uang yang disinyalir menjadi salah satu media menyebaran virus korona.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Marlison Hakim mengatakan pihaknya telah mencari informasi ke berbagai ahli dan menyepakati untuk mengkarantina uang selama 14 hari.

Baca juga: Kementan Lepas Ekspor Produk Pertanian Dikirim ke 43 Negara

"BI sejak awal mulai merambahnya pandemi kita mempelajari, mengambil informasi dari berbagai bank sentral dunia, tokoh-tokoh ahli kesehatan. Kami mengambil kebijakan untuk mengkarantina uang yang kami terima dari setoran perbankan selama 14 hari," kata Marlison dalam pres konferensi virtual, Kamis (30/4).

Ia mengatakan, sebenarnya secara medis karantina ini cukup dilakukan lima hari, namun BI ingin memastikan uang benar-benar dalam keadaan bebas dari korona sehingga mengambil langkah 14 hari dengan didiamkan dalam suhu tertentu.

"Kami diamkan dalam suhu tertentu yang dipercaya akan membunuh virus korona," ungkapnya.

Ia mengaku, sejak kebijakan ini dibelakukan BI telah mengkarantina sebanyak Rp54,4 triliun dan sebagian sudah diedarkan. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Pemerintah belum Putuskan Boleh-Tidaknya Ojol Bawa Penumpang

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:39 WIB
Pada saat kebijakan kenormalan baru diterapkan, para pengemudi ojek online berharap pemerintah kembali mengizinkan mengangkut...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Sektor Ekonomi Dibuka Kembali untuk Hentikan Ancaman Krisis

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:29 WIB
Tudingan pemerintah terlalu berpihak pada pengusaha di saat pandemi, sebenarnya kurang tepat karena sektor usaha dan ekonomi justru...
DOK KEMENKOPUKM

KemenKop Apresiasi OJK Tinjau Indikasi Penyimpangan Koperasi

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 01 Juni 2020, 14:00 WIB
Sekretaris KemenKopUKM Rully Indrawan mengatakan pada 28 Mei 2020 telah dilakukan klarifikasi, dan ditemukan ada 35 koperasi yang perlu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya