Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bersama dengan shareholders, PT Pintar Nusa Sejahtera (Pintar), berkomitmen untuk terus membangun kapasitas satelit di Indonesia.
Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, PSN Group tetap berkomitmen membangun satelit baru untuk mengisi slot orbit 113º Bujur Timur (BT) yang dapat mengisi kebutuhan komunikasi digital dan broadcasting masyarakat Indonesia.
"Saat ini, perusahaan sudah menganalisis dan memiliki sejumlah rancangan satelit yang sangat efektif dan cost efficient dengan menggunakan teknologi terkini," kata Adi Rahman di Jakarta.
Adi yakin pembangunan satelit dapat berkontribusi untuk kemajuan digital yang merata di Tanah Air.
"Kami menegaskan akan terus membangun infrastruktur satelit yang efisien dan memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Dengan itu, kami akan mencapai tujuan kami untuk menjadi penyedia kapasitas satelit terbesar di Indonesia. Kami mengharapkan Indosat sebagai mitra kami di proyek satelit Nusantara Dua dapat ikut serta dalam komitmen ini,” tutup Adi.
Sebagai informasi, PSN merupakan perusahaan yang bergerak dalam sektor bisnis telekomunikasi dan informasi berbasis satelit serta menyediakan berbagai solusi telekomunikasi dan multimedia. Berawal dari asal mula yang sederhana sebagai penyedia jasa sewa transponder satelit, PSN telah tumbuh menjadi penyedia telekomunikasi satelit yang paripurna.
PSN menyediakan layanan komunikasi data melalui satelit untuk industri selular, perbankan, perkebunan dan lain-lain melalui teknologi VSAT atau SCPC. PSN merupakan perusahaan satelit swasta pertama dan satu dari 5 operator satelit di Indonesia. PSN juga memelopori inovasi memperpanjang usia satelit, operasi Inclined Orbit Satellite, Tracking Antenna System dan Mobile VSAT (MVSAT)—sistem antena VSAT mobile pertama dengan teknologi auto-pointing yang dibuat oleh Indonesia. (RO/E-1)
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Samudra Europa berpotensi tidak memiliki dinamika geologis yang cukup untuk mendukung kehidupan, khususnya akibat minimnya aktivitas hidrotermal di dasar lautnya.
Telkomsat menghadirkan Satelit Merah Putih 2 sebagai bagian dari solusi sistem pertahanan dan keamanan nasional untuk mendukung kepentingan strategis bangsa Indonesia.
NASA menguji teknologi satelit baru bernama DiskSat di orbit rendah Bumi.
Peran satelit Telkomsat memungkinkan percepatan koordinasi tanggap darurat, distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, serta pemantauan dampak bencana secara real-time.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved