Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta menilai kebutuhan bawang putih di tengah wabah virus korona mengalami fluktuasi akibat stoknya sempat langka.
Jika kelangkaan terjadi kembali pemerintah harus bergerak cepat untuk memenuhi stok bawang putih, agar tidak terjadi kelangkaan yang menyebabkan naiknya harga.
"Karena semakin lama pandemi, semakin besar disrupsi di distribusi dan logistik, karena pelabuhan dan transportasi juga terdampak. Jadi waktu yang tepat untuk impor, jika membutuhkan impor, adalah secepatnya selagi masih bisa," kata Felippa saat dihubungi, Senin (13/4).
Menurut Felippa, pemerintah juga perlu memperhatikan kuota impor sebelumya apakah sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Beberapa daerah telah memberlakukan ketentuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan bulan puasa.
"Masalah tepat atau tidaknya, bawang putih kita kemarin sempat harganya naik sekali, baru sekarang-sekarang ini mulai turun perlahan karena impor sudah mulai masuk. Tapi perlu diperhatikan juga apakah kuota impor yang kemarin sudah cukup untuk stok kita, apalagi selama pandemi ini," ujar Felippa.
Perihal kuota impor bawang putih sendiri, Felippa menjelaskan impor bawang putih, prosesnya biasanya adalah mendapat Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian. Kemudian mengajukan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan. Setelah dapat SPI beserta kuotanya, importir bisa mengimpor bawang putih.
"Untuk Kementerian Pertanian masih menjalankan proses menginspeksi kelayakan dan kualitas bawang putih yang masuk," ungkapnya. (E-3)
Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur wajib yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan Nusantara maupun internasional.
SEJUMLAH ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sharjah, Uni Emirat Arab, melaporkan bahwa ekstrak bawang putih berpotensi dimanfaatkan sebagai obat kumur cegah bau mulut.
Peneliti menemukan makanan seperti bawang putih, sayuran hijau, daging, hingga kebiasaan minum alkohol dapat mengubah aroma tubuh.
Bawang putih bukan sekadar bumbu dapur. Satu siung kecil ternyata menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan. Mengonsumsi bawang putih secara rutin bisa menjadi “obat alami”.
Brokoli, kembang kol, dan kubis mengandung sulforaphane, zat yang mampu memperkecil ukuran tumor hingga 50%.
KONSUMSI bawang putih ternyata secara teratur ke dalam makanan ternyata terbukti dapat menjaga kadar gula darah dan kolesterol tetap terkendali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved