Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK penyebaran pandemi virus korona (covid-19) di dunia sudah dirasakan para pelaku usaha. Salah satunya industri realestat di DKI Jakarta. Karena itu, Asosiasi Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk ikut memberikan dukungan kepada industri realestat.
"Industri realestat sejatinya sudah mengalami perlambatan sejak 2017. Saat ini akibat pandemi covid-19, kondisinya semakin melemah akibat penurunan aktivitas ekonomi. Tingkat penjualan drop, sementara biaya yang harus dikeluarkan tetap," ujar Ketua DPD REI DKI Jakarta Arvin F Iskandar dalam siaran pers, Minggu (22/3).
REI DKI Jakarta, lanjut Arvin, meminta OJK ikut mendukung industri realestat dengan memberikan stimulus. Mereka mengusulkan bentuk stimulus itu berupa penundaan pembayaran utang pokok dan keringanan bunga sampai dengan Desember 2020. Stimulus itu dapat dievaluasi dengan melihat dampak bisnis yang diakibatkan oleh penyebaran covid-19.
Ia menyebut stimulus itu penting karena industri realestat merupakan salah satu lokomotif perekonomian nasional dengan kemampuannya menggerakkan 175 sektor riil ikutannya.
"Jadi kami meminta otoritas berwenang memberikan stimulus. Jika hal ini dibiarkan sangat dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kredit macet atau non performing loan (NPL). Beri kami ruang gerak dulu, sambil menunggu redanya virus ini,” pinta Arvin.
Pandemi covid-19 telah menyebabkan penurunan secara signifikan omzet dan volume penjualan atau serapan pasar produk properti yang dijual. Hal itu jelas akan berdampak pada menurunnya kemampuan membayar pengembang terhadap bank atas kewajiban utang.
Hampir semua progres proyek realestat di DKI Jakarta terpengaruh. Khususnya yang menggunakan material atau bahan baku yang berasal dari negara-negara terdampak korona. Pengembang sulit mendatangkan material dan bahan baku karena negara produsennya juga terdampak. Namun biaya operasional dan bunga pinjaman tetap harus dibayarkan.
Selain kepada OJK, DPD REI DKI juga meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mencari solusi atas lesunya iklim bisnis. Arvin meminta Gubernur DKI Jakarta mempertimbangkan beberapa hal.
"Di antaranya penundaan dan keringanan pembayaran pajak hotel dan restoran, penundaan kenaikan NJOP, dan pembayaran PBB dapat dicicil tanpa dikenakan denda," terangnya.
Seperti diketahui, terdapat cukup banyak perusahaan anggota REI DKI Jakarta khususnya yang mengembangkan hotel dan restoran yang terdampak. Saat ini okupasi hotel mengalami kemerosotan hingga 80%.
"Padahal hotel memiliki karyawan dan properti dalam jumlah besar. Demikian juga soal penundaan kenaikan NJOP dan PBB. Ini diakibatkan kemampuan membayar para pengembang yang terus menurun," pungkas Arvin. (RO/X-12)
OJK meluncurkan Indonesia–UK Working Group on Climate Financing dan menegaskan ketahanan perbankan dalam menghadapi risiko iklim.
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) tengah mendalami 32 kasus dugaan pelanggaran pasar modal, termasuk manipulasi harga dan insider trading.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) membongkar kasus manipulasi saham yang melibatkan influencer atau pegiat media berinisial BVN, atau diduga Belvin Tannadi.
Permintaan terhadap rumah berkonsep premium di wilayah penyangga Jakarta terus meningkat, terutama di kawasan dengan akses dan infrastruktur yang berkembang pesat.
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved