Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MEREMBETNYA dampak virus korona pada sejumlah sektor perekonomian Indonesia harus ditanggapi dengan cepat dan tepat. Hal itu perlu dilakukan demi mencegah tersungkurnya ekonomi nasional.
Untuk itu, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah telah menyiapkan setidaknya delapan paket kebijakan terkait dengan korona.
Dari delapan paket kebijakan yang disiapkan pemerintah itu, empat paket kebijakan terkait prosedural dan empat paket lainnya terkait fiskal.
"Paket ini sudah dilaporkan ke Presiden, nanti difinalisasi. Kami komunikasikan dengan Menteri Keuangan," kata Airlangga dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) 2020 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, kemarin.
Di luar paket-paket kebijakan tersebut, Airlangga menambahkan bahwa respons cepat juga telah dilakukan pemerintah melalui pelonggaran kebijakan moneter dari Bank Indonesia (BI), relaksasi di sektor industri keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan insentif fiskal dari pemerintah.
Kini tengah diupayakan paket kebijakan stimulus kedua yang akan diluncurkan pemerintah.
Diketahui, BI telah mengeluarkan kebijakan untuk menopang sektor riil melalui penurunan giro wajib minimum 50 bps, kebijakan triple intervension di pasar spot, DNDF, dan SBN untuk meyakinkan pasar termasuk penurunan GWM perbankan menjadi 4% demi meningkatkan likuiditas.
Di sisi lain, OJK disebut akan merelaksasi kebijakan penghitungan kolektabilitas debitur yang semula tiga pilar menjadi satu pilar.
Otoritas juga mempersiapkan pengaturan restrukturisasi kredit yang disalurkan kepada debitur di sektor yang terdampak virus korona.
Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan berupa insentif fiskal di sektor kepariwisataan. Hal itu meliputi potongan harga tiket pesawat mencapai 50% dan penghapusan penarikan pajak hotel serta restoran. Kebijakan itu berlaku untuk 10 destinasi pariwisata prioritas.
Tren positif
Presiden Joko Widodo mendesak Menteri Perdagangan Agus Suparmanto untuk tidak merusak angka inflasi yang sudah menunjukkan tren positif selama lima tahun terakhir.
Dalam separuh dekade ke belakang, pemerintah konsisten menjaga inflasi di bawah 4%. Pada 2015 angka inflasi tercatat sebesar 3,35%, kemudian kembali turun ke level 3,02% di 2016. Pada 2017, nilai inflasi sedikit terkerek naik ke 3,61%, tetapi kembali turun ke angka 3,13% di 2018. Pada 2019, angka inflasi bahkan menyentuh 2,72% atau yang terendah dalam dua dekade terakhir.
Tahun ini, tren positif tersebut dapat terus berlanjut. Namun, baru dua bulan mengawali tahun, angka inflasi sudah menunjukkan angka yang cukup tinggi. Pada Januari inflasi tercatat 0,39% dan Februari 0,28%.
Di lain pihak, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam konferensi pers Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Hotel Borobudur, Jakarta (4/3), menargetkan neraca perdagangan barang nonmigas Indonesia mencapai US$15 miliar pada 2020.
Target itu telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
"Pada 2020-2024, sesuai RPJMN, ekspor nonmigas ditargetkan tumbuh 5,2%-9,8%. Neraca perdagangan barang ditargetkan US$15 miliar pada 2020," ungkap Menteri Agus. (Van/X-6)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved