Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) terus lakukan upaya pengendalian Ulat Grayak Frugiperda (UGF) dengan pendampingan Gerakan Pengendalian (Gerdal) bersama seluruh instansi terkait.
Dari luas tanam jagung di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Toimur (NTT) seluas 12 ribu hektare sebagian terkena serangan ulat grayak intensitas sedang dan sebagian berat. Namun demikian tidak ada laporan tanaman jagung yang puso.
Gerakan pengendalian UGF dilakukan di lahan seluas 500 hektar dengan pemberian pestisida 1 liter per hektar. Selain dilakukan menggunakan pestisida nabati atau kimia, juga dapat dilakukan secara mekanis.
“Periksa dalam jagung ini ada ulat atau tidak, kalau ada ulat ambil amati lalu matikan dia,” ucap Antonius Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flores Timur saat memberikan arahan kepada anak-anak sekolah yang diikutsertakan dalam gerakan pengendalian UFG di Kecamatan Ile Boleng.
Antonius menambahkan bila ada kelompok telur yang ditemukan ambil dan masukan kedalam bumbung bambu, sehingga telur yang terparasit bisa tetap hidup dan memarasit telur yang lain. Sedangkan larva ulat yang menetas akan mati didalam tabung bambu yang telah dilapisi perekat.
Pada kesempatan yanga sama Yadi dari Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Balai Besar Peramalan OPT pun memberikan arahan kepada Kelompok Tani sebelum melakukan gerakan pengendalian dengan cara pengendalian kimia.
Yadi menjelaskan penggunaan bahan kimia ini merupakan langkah terakhir dalam melakukan pengendalian. Pengendalian secara kimia bisa dilakukan bisa serangan UGF cukup tinggi. Perlu diingat bila bahan pengendalian secara kimia ini meruapakan racun sehingga dalam penggunaanya harus bijaksana.
“Yang ingin kita selamatkan bukan hanya tanaman kita saja, tetapi diri kita juga harus selamat dari bahan racun,” seru Yadi saat memperagakan penggunaan alat-alat pelindung diri saat pengendalian menggunakan bahan kimia.
Sebelum melakukan pengendalian dengan menggunakan racun harus dipastikan diri kita terlindungi dari paparan racun tersebut saat diaplikasikan.
"Pelindung kepala, pelindung mata, masker dan sarung tangan wajib digunakan. Selain itu saat pengendalian harus memperhatikan arah mata angin. Jangan sampai kita menyemprot melawan arah angin,” jelas Yadi.
Pastikan seluruh bagian tanaman disemprot terutama dibagian pucuk tanaman. “Ulat Grayak itu posisinya berada dibagian pucuk, jadi bagian itu harus kita semprot,” pungkas Yadi.
Di tempat terpisah, Suwarman Kepala Bidang Pelayanan Teknis Informasi dan Dokumentasi menyampaikan bahan pengendali kimia dapat menggunakan emamektin benzoat, spinetoram, klorantraniliprol, atau tiomektosam. Bila serangan masih rendah dapat digunakan ekstrak daun mimba (Azadirachta indica) sebagai pencegahan. (OL-09)
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
TUMBUHAN air eceng gondok memang seringkali dianggap hama. Anggapan itu tidak sepnuhnya salah, namun bagaimana mengubah enceng gondok bisa menjadi sumber penghasilan dan solusi lingkungan?
Alang-alang terbukti menjadi rumah alami bagi serangga parasit, yakni musuh alami yang mampu menekan populasi hama pengganggu tanaman padi.
Kalau dengar kata serangga, yang terlintas di benak orang biasanya semut, kecoa, atau nyamuk. Padahal serangga memegang peran kunci dalam hampir semua proses ekologi.
Ulat grayak musim gugur (fall armyworm) telah menjadi hama global yang mengancam ketahanan pangan di lebih dari 80 negara.
Selain membawa bakteri penyebab penyakit, kecoa juga memiliki kemampuan bertahan hidup yang luar biasa, bahkan dalam kondisi ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved