Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pihaknya masih mendalami ihwal permasalahan yang terjadi di PT Asabri (Persero).
"Kita tunggu panggilan dari Pak Menkopolhukam tapi kita sudah lihat. Memang ya, seperti yang disampaikan itu, ada kerugian di portofolio sisi sahamnya," ujarnya usai menghadiri pelantikan Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio di gedung Mahkamah Agung, Senin (13/1).
Tiko, sapaan karib Kartika, menyatakan, besaran nilai kerugian negara yang disebabkan oleh Asabri masih dalam tahap pengkajian. Namun, ia menegaskan perseroan memang memiliki masalah di sisi saham dan reksa dana.
"Iya ini sedang kita kaji, sedang kita lihat karena kan nilainya bergerak terus. Tapi memang ada penurunan nilai di sisi sahamnya, reksa dana," tuturnya.
Kementerian BUMN, lanjut dia, bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan untuk meneliti dan mencari titik terang permasalahan di Asabri mulai terjadi.
Baca juga: Soal ASABRI, Komisi VI DPR RI Bakal Panggil Menteri BUMN
Di sisi lain, Tiko mengungkapkan banyak saham rekayasa yang masuk ke dalam Asabri.
"Ya itu nama-nama yang sudah beredar, itulah nama-nama sahamnya, kan sudah pada tahu juga," tukasnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, Asabri memiliki saham di 12 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham tersebut berpotensi turun sepanjang 2019 hingga Rp7,47 triliun (80,23%) yaitu menjadi Rp1,84 triliun dari awal penghitungan Rp9,31 triliun.
Penurunan harga saham terlihat dari saham emiten POOL yang dimiliki Asabri anjlok hingga 100% dari nilai saham Rp900 miliar pada 2018 menjadi Rp0 di 2019. Lalu FIRE dari Rp2,1 triliun pada 2018 menjadi Rp74 miliar di 2019.
Sedangkan PCAR juga anjlok dari Rp1,7 triliun di 2018 menjadi Rp322 miliar di 2019 dan emiten INAF yang merosot tajam dari Rp1,4 triliun di 2018 menjadi hanya Rp197 miliar.
Tiko menuturkan, penyelesaian kasus Asabri akan berbeda dengan penyelesaian kasus PT Asuransi Jiwasraya. Namun, ia enggan menyebutkan opsi yang akan diambilnya.
"Kalau Asabri kan asuransi sosial pasti penyelesaiannya beda dengan Jiwasraya. Nanti kita lihat dengan Pak Menkopolhukam. Karena Asabri itu asuransi sosial bukan asuransi privat. Jadi tidak bisa dalam konteks B to B (business to business), agak sulit karena mereka asuransi sosial," jelasnya.(OL-5)
KOLABORASI lintas BUMN dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir yang melanda Aceh.
Dia mengatakan industri pertahanan dalam negeri, misalnya PT Pindad, saat ini mampu memproduksi peluru-peluru kaliber kecil misalnya yang berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
PT Asabri (Persero) bergerak cepat dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra dengan mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan seluruh peserta secara berkelanjutan.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Empat novum yang diajukan itu di antaranya laporan keuangan, risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mutasi rekening bank, serta dokumen pembagian dividen.
PT Asabri (Persero), mendukung realisasi visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved