Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Garuda Indonesia Ari Askhara membenarkan adanya larangan penumpang pesawat Garuda Indonesia 271 rute Banyuwangi-Jakarta turun di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.
"Iya memang tidak boleh turun oleh AURI, karena kita sudah request. NOTAM itu dari AURI bukan AP II sebagai pengelola Halim. Kita usahakan untuk terbang lagi ke Cengkareng, ini hujan lebat sekali di Cengkareng," kata Ari Askhara melalui pesan singkat, Jumat (22/11).
Baca juga: Dampak Kabut Asap, Garuda Indonesia Batalkan 12 Penerbangan
Jawaban Ari ini mengonfirmasi terkait laporan masuk dari mantan Dirut BNI Sigit Pramono. Laporan tersebut berisikan informasi Sigit yang menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 271 Banyuwangi-Jakarta namun mendarat darurat di Halim Perdanakusuma. Sigit menjelaskan pesawat sudah mencoba mendarat sebanyak dua kali di Soekarno Hatta namun gagal, lalu pindah ke Halim Perdanakusuma.
"Tetapi ini situasinya aneh, penumpang nggak boleh turun. Pilot mau terbang lagi ke Cengkareng karena di Halim Perdanakusuma tidak ada petugas darat Garuda. Semua penumpang protes nggak mau terbang lagi karena sudah ketakutan. Ada teman-teman yang bisa bantu?," tulis Sigit yang pesannya diterima Media Indonesia.
Sigit pun melanjutkan penumpang saat ini terperangkap di dalam pesawat yang sudah parkir di Halim Perdanakusuma namun tidak diperkenankan turun ke terminal.(RO/OL-5)
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Penyelamatan Garuda harus dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan. Proses pemulihan penuh membutuhkan waktu dua tahun.
Suntikan dana ini akan memperkuat struktur permodalan dan memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda di Bursa Efek Indonesia.
Setiap pelanggan dapat melakukan satu kali penukaran pada setiap skema mulai dari 30.000, 150.000, dan 300.000 poin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved