Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mengungkapkam progres pembangunan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) telah mencapai 97,4%.
Ditargetkan, jalan bebas hambatan pertama di Kalimantan itu akan rampung dan bisa beroperasi pada akhir tahun ini.
Keberadaan Tol Balsam diharapkan dapat menjadi tulang punggung rencana pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
Jalan bebas hambatan itu diproyeksikan dapat memangkas biaya logistik barang dan jasa serta memotong waktu tempuh dari Balikpapan-Samarinda dan sebaliknya dari semula sekitar 3 jam menjadi hanya 1 jam.
"Kami harap, setelah terbangunnya jalan tol ini, kawasan perekonomian baru mulai muncul. Daerah itu nantinya mampu mendorong pengembangan industri di sekitar yang meliputi kelapa sawit, batubara, migas, dan pertanian," ujar Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Endra Atmawidjaja melalui keterangan resmi, Selasa (22/10).
Baca juga: Kenaikan Tarif Transportasi Penyeberangan 28% tak Sesuai Harapan
Tol Balsam juga menjadi akses penghubung ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan. Akses menuju bandara itu dapat ditempuh dalam waktu 20 menit.
Tol dengan panjang 99,35 kilometer itu terbagi ke dalam lima seksi yakni Seksi I ruas Balikpapan-Samboja (22,03 km), Seksi II ruas Samboja-Muara Jawa (30,98 km), Seksi III Muara Jawa-Palaran (17,50 km), Seksi IV Palaran-Samarinda (17,95 km), dan Seksi V ruas Balikpapan-Sepinggan (11,09 km).
Dari lima seksi itu, Kementerian PU-Pera dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan dukungan pembangunan konstruksi di Seksi I dan Seksi V yang bertujuan untuk meningkatkan kelaikan finansial ruas tol.
Pembangunan Seksi I menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim sebesar Rp1,5 triliun dan APBN sebesar Rp271 miliar.
Adapun, Seksi V didanai APBN yang berasal dari pinjaman Pemerintah Tiongkok sebesar Rp848,55 miliar atau sekitar 8,5% dari total investasi.
Untuk Seksi II, III dan IV, pembangunan akan menggunakan dana Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda.
Secara total, nilai investasi Tol Balsam mencapai Rp9,9 triliun. (OL-2)
PROYEK pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B (STA 97+600-STA 116+000) ditargetkan rampung pada 30 September.
LAHAN seluas sekitar 320.000 meter persegi milik Keraton Yogyakarta disewakan dengan skema jangka panjang untuk proyek jalan tol.
Diproyeksikan UMKM di Rest Area Heritage Banjaratma Km 260 B Tol Pejagan-Pemalang ini, dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Ruas tol Kutepat yang juga merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) akan memangkas waktu tempuh dari Medan menuju Danau Toba yang semula enam jam menjadi hanya dua jam.
SELAMA dua hari libur panjang dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1447 H, yaitu hari Kamis (26/6) hingga Jumat (27/6), Jasamarga mencatat peningkatan volume lalu lintas (lalin)
Robert Rouw menilai keberadaan jalan tol di Riau, khususnya Tol Pekanbaru–Dumai dan Tol Pekanbaru–Bangkinang, telah membuka akses baru dan mempercepat mobilitas masyarakat maupun logistik.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) telah menindak 27 korporasi yang dinilai bertanggung jawab atas Karhutla di sejumlah provinsi dan dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto
Daerah yang mengalami lonjakan kunjungan adalah Kalimantan, dengan peningkatan hingga 200 persen.
Untuk BBM, tersedia cadangan dengan ketahanan 8-13 hari, sedangkan LPG memiliki ketahanan hingga 5 hari.
RACUN Sangga: Santet Pemisah Rumah Tangga jadi film horor terbaru Rizal Mantovani, yang total tahun ini setidaknya sudah menyutradarai enam judul horor.
Mentan memastikan semua intervensi yang diperlukan, seperti penyediaan sarana produksi, keterlibatan petani muda, dan teknologi pertanian modern, telah direncanakan dengan matang.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur menyebut jumlah Masyarakat Hukum Adat (MHA) di daerah itu kini menjadi tujuh.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved