Jumat 11 Oktober 2019, 18:47 WIB

Persoalan Tanah Hambat Masuknya Investasi

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Persoalan Tanah Hambat Masuknya Investasi

MI/Pius Erlangga
Menteri ATR/Keplaa BPN Sofyan Djalil

 

MENTERI Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengungkapkan persoalan tanah menjadi salah satu faktor yang menghambat masuknya investasi atau relokasi industri dari Tiongkok ke Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Sejak kondisi perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok memanas, tercatat ada 33 perusahaan global yang merelokasi pabrik mereka dari Tiongkok. Upaya tersebut dilakukan demi menghindari proteksi produk yang diterapkan Negeri Paman Sam.

Namun, dari relokasi sebanyak itu, tidak ada satupun yang masuk ke Indonesia. Sebaliknya, negara tetangga Vietnam mendapat berkah karena 23 perusahaan merelokasi pabrik ke negara tersebut.

Sofyan mengatakan Indonesia memang punya pasar yang besar tetapi itu saja tidak cukup untuk mendatangkan investor.

"Pasar kita memang besar, tapi mau investasi susah. Banyak persoalan-persoalan teknis dalam hal pertanahan, mereka tidak akan mau investasi," ujar Sofyan di kantornya, Jakarta, Jumat (11/10).

Baca juga : Pemerintah Resmikan KEK Sorong

Sebaliknya, di Vietnam, investor yang hendak masuk ke negara tersebut sangat dimanjakan. Seperti Samsung yang diberikan hak penggunaan tanah hingga 100 tahun.

"Samsung yang sudah membuat berbagai macam produk, datang ke Vietnam. Di sana, mereka diberikan tanah seluas 30 ribu hektare untuk digunakan sebagai kawasan industri selama 100 tahun," tuturnya.

Selain birokrasi yang berbelit dalam proses perizinan, mafia tanah juga berperan besar dalam persoalan di bidang pertanahan.

Salah satu contoh terjadi pada tanah yang tengah dibangun Lotte Chemical Indonesia.

Sofyan mengatakan ada oknum mafia tanah yang mengklaim memiliki hak pengelolaan (HPL) atas tanah tersebut.

"Kemudian, mereka mengirimi surat kepada Lotte Chemical Indonesia untuk menghentikan aktivitas pembangunan," ucapnya.

Akibat tindakan mafia itu pembangunan sempat dihentikan dan mengganggu investasi dari Lotte Chemical yang hingga mencapai Rp50 triliun. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Umarul Faruq

Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja, Kemenaker Gandeng PNM 

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 02 Maret 2021, 03:00 WIB
PNM akan membantu dalam sisi peningkatan kompetensi pendampingan dan juga program-program kewirausahaan yang dilakukan oleh Kemenaker yang...
Antara/Galih Pradipta

Teten Gandeng Kampus Susun Platform Kewirausahaan Nasional

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 02 Maret 2021, 02:20 WIB
Teten berharap program ini juga mampu menjadi jawaban atas pertanyaan arah ekonomi Indonesia ke depan, di mana teknologi digital...
AFP/Kenna Betancur

Saham di Wall Street Dibuka Lebih Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 01:20 WIB
Indeks S&P 500 meningkat 61,53 poin atau 1,61 persen menjadi 3.872,68 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 209,10 poin, atau 1,59...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya