Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) berkomitmen memajukan ekonomi keuangan di Indonesia melalui financial technology (fintech). Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berharap ekonomi keuangan digital dapat meningkatkan inklusi keuangan dan ekonomi.
"Inklusi keuangan adalah bagaimana masyarakat kita yang selama ini belum tersentuh dunia keuangan bisa tersentuh," tutur Perry di acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Senin (23/9).
Sementara inklusi ekonomi, menurutnya, adalah soal ekonomi keuangan digital bisa mengembangkan UMKM maupun berbagai sektor ekonomi. Dengan itu, inklusi keuangan dan ekonomi bisa meningkat.
Dalam hal inklusi keuangan, Perry mengungkapkan selama ini BI telah banyak membantu pemerintah untuk penyaluran bantuan sosial.
"Tahun ini targetnya 15,6 juta keluarga akan kita salurkan melalui elektronifikasi," ujar Perry.
Baca juga: OJK Larang Fintech Tawarkan Produk lewat SMS
Menurutnya, saat ini telah dikembangkan transaksi keuangan daerah menggunakan elektronifikasi.
"Jadi, dari penghasilan asli daerah, baik dari restoran atau toko, bisa menggunakan metode-metode instrumen pembayaran, kemudian dihubungkan dengan fintech, dihubungkan dengan dunia perbankan," ungkapnya.
BI juga memiliki visi pada 2025 sistem pembayaran di Indonesia mengintegrasikan ekonomi keuangan digital secara end-to-end process, mendorong digital banking melalui open API dan mendorong kerja sama fintech dengan open banking.
Sementara itu, Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 digelar di Jakarta Convention Center, Senin-Selasa (23-24/9). Acara tersebut kolaborasi antara Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech (Aftech).
Menurut Perry, ini adalah wujud komitmen bersama antara pemerintah sebagai regulator (BI-OJK), pelaku usaha (Asosiasi Fintech) dan masyarakat pemerhati yang tertarik untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan digital.
"Temanya adalah bagaimana digital ekonomi dan keuangan di Indonesia bisa mendorong ekonomi kita, financial inclusion dan menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan," ungkapnya.
CEO Aftech Niki Luhur menyatakan kegembiraannya bisa mendapat dukungan dari pemerintah dalam hal fintech ini.
"Sebuah kehormatan yang luar bisa dapat dukungan dari pemerintah Indonesia, dari Bank Indonesia, untuk bersama-sama mendorong keuangan inklusif. Pasti kita ingin dapat dukungan yang luar biasa dari sisi kebijakan dan mudah-mudahan dari industri bisa menerapkan hal-hal ini dengan baik," pungkasnya.(OL-5)
Dukungan serta layanan Amartha juga telah menciptakan lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha.
Dengan limit hingga Rp50.000.000 yang dapat digunakan berulang kali, Julo memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan secara bersamaan.
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
Program pembelajaran ini melibatkan puluhan pembicara profesional yang membagikan pengalaman mereka dalam berkontribusi di bidang teknologi.
Empat pilar utama, yaitu kolaborasi data, standardisasi penilaian risiko, skema berbagi risiko, serta platform kolaborasi terintegrasi, menjadi fondasi penting yang perlu diperkuat.
Bulan Fintech Nasional (BFN) 2025 resmi berakhir dengan catatan penting berupa menguatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved