Senin 16 September 2019, 07:20 WIB

OJK Larang Fintech Tawarkan Produk lewat SMS

. (Ant/S-3) | Ekonomi
OJK Larang Fintech Tawarkan Produk lewat SMS

antara
Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Fintech OJK, Munawar memberikan pemaparan dalam Pelatihan dan Gathering Media Massa

 

SAAT ini banyak penawaran produk dari financial technology (fintech) lending atau pinjaman daring melalui layanan pesan singkat (SMS) kepada masyarakat. Masyarakat diminta berhati-hati atas tawaran tersebut karena hal tersebut dilarang pemerintah.

"Fintech lending tak boleh menawarkan lewat SMS. Kalau ada penawaran lewat SMS, itu bisa dipastikan bukan fintech," ungkap Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Munawar, dalam Pelatihan dan Gathering Media Massa OJK Sumatra bagian utara di Yogyakarta, pekan lalu.

Apalagi, banyak nama usaha yang ditawarkan melalui SMS menyerupai dengan perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK. Larangan itu sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.

Dalam kesempatan itu, Munawar menyampaikan perlunya peran media massa dalam literasi fintech ke masyarakat. Soalnya, saat ini tingkat literasi keuangan di Indonesia masih rendah.

Pada 2013, tingkat literasi keuangan Indonesia sebesar 21,84% dan naik menjadi 29,66% pada 2016. Angka itu ditargetkan mencapai 35% di akhir tahun ini. (Ant/S-3)

Baca Juga

Antara

Kemenperin : Penyerapan Tenaga Kerja Industri Turun Jadi 17,4 Juta

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 November 2020, 14:46 WIB
Angka tersebut, kata Eko, menurun dibanding Agustus tahun lalu yang mencapai 18,93 juta orang atau 14,96% dari total tenaga kerja...
Antara

UMKM Papua Bisa Fokus Pada Komoditas Unggulan

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 26 November 2020, 14:40 WIB
Pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ke depan harus berbasis kearifan lokal dan menghubungkan UMKM ke dalam ekosistem...
 ANTARA/Oky Lukmansyah

Kemenperin Proyeksikan Industri Pengolahan Nonmigas Tumbuh 3,95%

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 November 2020, 14:36 WIB
Pada kuartal III 2020 industri pengolahan nonmigas masih mengalami kontraksi sebesar minus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya