Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bhanda Ghara Reksa atau BGR Logistics, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), penyedia jasa logistik, menjalin kemitraan dengan Grab Indonesia untuk mendukung platform digital yang akan segera diluncurkan oleh BGR Logistics, yang akan menyasar segmen retail.
Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo dan Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan, serta disaksikan oleh Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi BGR Logistics Tri Wahyundo H, Direktur Keuangan dan SDM BGR Logistics Endang Suraningsih di kantor pusat BGR Logistics.
Direktur Utama BGR Logistics, M Kuncoro Wibowo, menjelaskan kerja sama yang dilakukan tersebut, berkaitan dengan penguatan jaringan BGR Logistics yang akan segera meluncurkan platform digital pada segmen retail.
“Kami yakin Grab Indonesia yang telah berpengalaman, akan dapat membantu terciptanya pelayanan yang baik saat platform tersebut resmi diluncurkan. Dalam kerjasama ini, Grab Indonesia akan berperan sebagai mitra pengiriman barang,” jelas Kuncoro dalam keterangan tertulisnya.
Dengan masuknya BGR Logistics pada segmen retail di industri logistik, semakin memperkuat posisi BGR Logistics sebagai Digital Logistics Company, yang telah berpengalaman salah satunya dalam mengelola logistik limbah B3 dan non B3.
Baca juga : BGR Logistics Gandeng 2 BUMN Perkuat Jasa Logistik Indonesia
Platform untuk segmen retail yang akan segera diluncurkan tersebut pun dipercaya akan memberikan manfaat kepada konsumen retail.
“Kami yakin platform ini akan memberikan manfaat bagi banyak pihak. Lebih detailnya akan kamis sampaikan saat peluncuran nantinya,” terang Kuncoro.
Terkait kerja sama dengan perusahaan teknologi seperti Grab Indonesia, Kuncoro menuturkan, BGR Logistics sebagai perusahaan BUMN membuktikan bahwa kerja sama antara BUMN dan startup dari segi bisnis adalah hal yang lumrah.
Hal itu mengingat bahwa saat ini bisnis dan perekonomian telah memasuki era digital 4.0, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak baik swasta ataupun BUMN perlu dilakukan.
Sementara itu, Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan, mengatakan kerjas ama ini adalah bagian dari visi Grab Indonesia untuk menghadirkan solusi teknologi yang membantu meningkatkan kehidupan pengguna sehari-hari.
“Grab Indonesia selalu berfokus pada kebutuhan konsumen dan juga mitra kami. Dengan menggunakan system platform terbuka, kami selalu mencari mitra-mitra yang ahli dalam bidangnya guna memberikan solusi teknologi yang ideal bagi pasaran Indonesia!," ujarnya. (RO/OL-7)
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved