Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
BRI akan tetap fokus mengawal pembiayaan kepada sektor yang selama ini menjadi unggulan utama perseroan, yaitu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“BRI adalah bank yang dari lahir DNA-nya sudah bank mikro. Oleh karena itu, komitmen kami tetap konsisten dan dominan kepada UMKM,” kata Direktur Utama Bank BRI Sunarso seusai terpilih sebagai direktur utama melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, kemarin.
Sunarso mengatakan upaya untuk lebih mendorong pembiayaan kepada pelaku usaha mikro dan kecil tersebut akan dilakukan melalui proses digitalisasi.
Proses digitalisasi itu, kata dia, dapat membantu proses bisnis menjadi lebih efisien dan menciptakan bisnis model baru yang dapat membentuk nilai-nilai baru dalam pembiayaan untuk UMKM.
“Kami akan pergi lebih mikro lagi, jadi go smaller dan go shorter, untuk meraih ceruk pasar yang belum disentuh pembiayaan lain. Tentu cost-nya lebih tinggi, maka kami lakukan digitalisasi,” ujar mantan dirut Pegadaian itu.
Sebelumnya, RUPSLB Bank BRI menyetujui penunjukan Sunarso, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur utama, sebagai direktur utama menggantikan Suprajarto.
Suprajarto, sebelumnya ditunjuk untuk memimpin PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk atau BTN meski akhirnya ia menanggalkan jabatan tersebut.
Direksi baru
RUPSLB juga menetapkan direksi baru, yaitu Catur Budi Harto sebagai wakil direktur utama, kemudian Herdy Rosady Harman, Agus Sudiarto, Agus Noorsanto, dan Azizatun Azhimah masing-masing menjabat sebagai direktur BRI. Sementara itu, Loeke Larasati Agoestina menjadi komisaris BRI.
Pengangkatan direksi baru ini akan berlaku efektif setelah uji kemampuan dan kepatutan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Bersamaan dengan pengangkatan direksi baru tersebut, RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Sis Apik Wijayanto, Osbal Saragi Rumahorbo, Sophia Alizsa, dan Mohammad Irfan sebagai direksi bank tersebut.
Selain perubahan pengurus, RUPSLB ikut membahas kinerja keuangan BRI hingga akhir semester I-2019 yang secara konsolidasi tumbuh positif secara berkelanjutan.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih BRI tercatat sebesar Rp16,16 triliun, atau tumbuh 8,2% (yoy) yang didukung penerapan strategi bisnis bank yang konsisten dengan pertumbuhan maupun kualitas kredit yang baik.
Selain itu, pertumbuhan pendapatan alternatif, seperti fee based income, recovery, dan efisiensi biaya yang cukup terjaga, baik dari sisi operasional maupun biaya pencadangan kredit, juga mencatatkan kinerja baik.
RUPSLB juga menyetujui pengkinian rencana aksi yang memuat perubahan trigger level, opsi pemulihan dan pemenuhan kecukupan, serya kelayakan instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal yang dimiliki.
Sejumlah pengamat menilai diangkatnya Sunarso tidak lepas dari keberhasilannya memoles PT Pegadaian. Di tangannya, laba bersih Pegadaian melonjak 22,2%, dari Rp2,7 triliun pada 2017 menjadi Rp3,3 triliun. (*/Ant/E-3)
MOMENTUM libur Idulfitri 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Ibu Irma, nasabah PNM Mekaar di Ciparay, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk produktif.
Program revitalisasi sekolah tak hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga menyerap 238 ribu tenaga kerja dan menggerakkan 58 ribu UMKM di daerah.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat ekosistem industri halal di wilayah tersebut guna meningkatkan daya saing global industri dan UMKM.
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved