Rabu 14 Agustus 2019, 21:55 WIB

BRI Berencana Luncurkan Satelit Baru pada 2023

Antara | Ekonomi
BRI Berencana Luncurkan Satelit Baru pada 2023

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Dirut BRI Suprajarto

 

PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk berencana meluncurkan satelit baru pada 2023 untuk memutakhirkan layanan digital dan meningkatkan upaya memitigasi risiko hambatan jaringan.

Direktur Utama BRI Suprajarto di Jakarta, Rabu, mengatakan satelit tambahan perseroan ini nantinya akan memanfaatkan koordinat 103 Bujur Timur (BT), atau slot orbit kosong yang belum dimanfaatkan, dengan spektrum L Band.

Dengan satelit tambahan ini, ujar Suprajarto, BRI ingin memiliki jangkauan yang lebih luas dari sisi barat Indonesia hingga kawasan timur Indonesia, dan memiliki ketahanan yang berlapis untuk layanan digital perbankan.

"Satelit ini juga akan membuat BRI lebih efektif dan akurat dalam komunikasi, sehingga potensi bisnis juga makin besar," kata Suprajarto.

Saat ini, emiten bersandi BBRI ini sudah memiliki satelit bernama BRISat yang mengorbit di 150,5 Bujur Timur sejak diluncurkan pada 19 Juni 2016 silam.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo mengatakan satelit BRISat berada di Papua atau meliputi wilayah Timur Indonesia, sehingga BRI perlu menambah jaringan satelit untuk meningkatkan kualitas jangkauan di wilayah barat

"Untuk meng-cover (menjangkau) wilayah barat, makanya satelit baru ini kelak akan jadi keberagaman untuk jangkau wilayah barat," kata Indra

Menurut Indra, satelit baru BRI ini akan berjenis high throughput satelite (HTS) dengan kapasitas tinggi sebesar 100 Gbit/s dengan operasi berada di spektrum L Band.

Penambahan satelit ini juga, ujar Indra, jadi upaya memitigasi resiko hambatan jaringan digital dan komunikasi perseroan. Misalnya, satelit tambahan ini dapat menjadi cadangan ketika BRISat mengalami masalah.

“Sebagai bagian manajemen risiko, dengan kondisi buruk diversity memang menjadi hal yang penting karena kami juga tidak bisa hanya mengandalkan BRISat. Meskipun saat ini untuk mencadangkan (data) kami juga sudah bekerja sama dengan operator telekomunikasi (satelit) lain, tapi akan lebih baik kalau kami punya sendiri," kata Indra.(OL-4)

Baca Juga

DOK. FORUM DISKUSI DENPASAR 12

Pemerintah Didesak Beri Insentif Perusahaan yang Bantu Bencana

👤Siti Yona Hukmana 🕔Kamis 28 Januari 2021, 02:40 WIB
Rerie menyebut Indonesia tidak terlepas dari bencana alam yang belakangan silih berganti...
Antara/Arif Frimansyah

Tarif Tol BORR Naik Per 30 Januari, Ini Rinciannya

👤Insi Nanrtika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:48 WIB
Adapun penyesuaian tarif BORR Segmen Sentul Selatan-Simpang Semplak ialah, untuk kendaraan Golongan I dipatok menjadi Rp14.000 dari...
Dok. Pribadi/Lina Herlina

Luhut : Teknologi Modern Majukan Food Estate Indonesia

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:08 WIB
“Untuk memajukan food estate di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah serta pertanian di Indonesia, kita perlu menggarap sektor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya