Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak partisipasi para diaspora Indonesia agar dapat mendukung program-program pembangunan nasional yang diusung pemerintah saat ini.
Ia berharap mereka siap memasuki era industri 4.0 dan bisa mengambil peluang bisnis di era tersebut.
"Kami berharap para diaspora kita bisa mengambil peluang nyata dari bisnis di era industri 4.0. Apalagi, rata-rata diaspora kita banyak belajar di sektor industri," kata Airlangga dalam keterangan pers, Minggu (11/8).
Berdasarkan hasil studi McKinsey, terang dia, ada peluang bisnis baru yang tercipta dari perkembangan ekonomi digital di Indonesia yang mencapai US$150 miliar hingga 2025.
"Potensi itu akan menambah 1% - 2% terhadap pertumbuhan ekonomi kita," katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa transformasi ekonomi Indonesia ke depannya adalah berbasis pada inovasi.
Baca juga: Parameter Ekonomi Nasional Terjaga
Untuk itu, sambungnya, diperlukan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, termasuk di sektor industri.
"Kami optimistis para diaspora yang sebagian besar adalah generasi muda dapat mengisi perannya guna mencapai Indonesia ke depan," ujarnya.
Ia pun menilai jumlah SDM yang ada di Indonesia perlu dipacu kualitasnya sehingga bisa menghasilkan tenaga kerja yang produktif, inovatif, dan kompetitif.
Karena itu, saat ini, pemerintah tengah mendorong pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan vokasi secara masif.
"Salah satu yang tengah kami dorong adalah pembangunan politeknik di kawasan industri. Selain itu, kami telah luncurkan program link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri di berbagai wilayah di Indonesia. Jadi, pendidikan vokasi akan menjadi mainstream lagi," tuturnya. (OL-2)
Kemenperin kini dicopot setelah ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus dugaan penyimpangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Oil Mill Effluent atau POME
Melalui PractiWork, mahasiswa tidak hanya dinilai dari sisi akademik, tetapi juga mencakup kemampuan kognitif, psikomotorik, karakteristik kepribadian, hingga minat dan preferensi kerja.
Industri makanan dan minuman Indonesia tumbuh 6,4% pada Triwulan III 2025. Namun, konsumsi susu nasional masih rendah dan ketergantungan impor bahan baku jadi tantangan utama.
PENGUATAN pendidikan vokasi merupakan strategi utama dalam membangun industri nasional yang bernilai tambah tinggi, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Doddy Rahadi menyebutkan bahwa pendidikan vokasi menjadi tulang punggung industri.
KEPALA Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Doddy Rahadi, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved