Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Musim Panen Berakhir, Nilai Tukar Petani Terangkat

Andhika Prasetyo
01/8/2019 19:53
Musim Panen Berakhir, Nilai Tukar Petani Terangkat
Petani memasang umbul-umbul pengusir burung agar tak memakan padi siap panen(MI/Ramdani)

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat kenaikan nilai tukar petani (NTP) sebesar 0,29% yakni dari 102,33 pada Juni menjadi 102,63 pada Juli.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan kenaikan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (lt) lebih besar dari indeks harga barang yang dibayarkan petani (lb). Adapun, perbandingan kenaikan lt dan lb adalah sebesar 0,70% berbanding 0,40%.

Pria yang akrab disapa Ketjuk itu mengatakan komoditas utama yang sukses menaikkan daya beli petani adalah gabah dan kacang tanah.

"Musin panen raya yang sudah berakhir membuat ketersediaan gabah di tingkat petani menipis sehingga harga menjadi terangkat," kata Suhariyanto di Jakarta, Kamis (1/8)

Baca juga : Indonesia Siap Terbangkan Petani ke Rumania

Masih berdasarkan data BPS, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani, pada Juli, mencapai Rp4.618 per kg atau tumbuh 1,46% dari bulan sebelumnya.

Adapun, harga gabah kering giling (GKG) juga mengalami kenaikan 0,60% dari Rp5.277 menjadi Rp5.385 per kg.

Selain gabah, cabai juga mengalami eskalasi harga di pasaran dan membantu mendongkrak penerimaan pelaku usaha tani.

"Di satu sisi menyulitkan konsumen, di sisi lain menguntungkan produsen," ujar Suhariyanto. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya