Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bhakti Agung Propertindo Tbk menargetkan masuk bursa pada pertangahan Agustus 2019 melalui penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Pengembang properti tersebut akan memanfaatkan mayoritas dana IPO untuk modal kerja pembangunan proyek apartemen.
"Sebanyak 20% dana hasil IPO untuk pembayaran utang kami ke bank, sedangkan 80% untuk modal kerja," ujar Agung Hadi Tjahjanto, direktur utama PT Bhakti Agung Propertindo Tbk, dalam siaran pers yang diterima Senin (29/7).
Demi memuluskan proses melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut, Bhakti Agung menunjuk MNC Sekuritas sebagai penjamin emisi pelaksana efek.
Modal kerja dari hasil IPO tersebut, menurut Agung, akan dipakai untuk membiayai sejumlah proyek yang sedang mereka besut. Saat ini, perseroan tengah menggarap proyek Green Cleosa Apartment and Condotel di Ciledug, Kota Tangerang.
Proyek tersebut mencakup dua menara, yakni tahap pertama, Tower Berosa serta gedung STIKES. Lalu, tahap kedua, Tower Arcleo dan kondominium hotel (kondotel). "Gedung STIKES memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi," ujarnya.
Green Cleosa merupakan apartemen di pusat bisnis Kota Tangerang yang berlokasi strategis dekat dengan pusat perbelanjaan dan transportasi umum yang beroperasi 24 jam. Penjualan menara pertama Cleosa saat ini sudah mencapai separuh dari total unit yang ditawarkan.
"Penjualan kami sudah mencapai 50% untuk menara pertama yang berkapasitas 600 unit," jelas Agung.
Proyek Green Cleosa tahap pertama kini memasuki penutupan atap (topping off). Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada 2020 dan segera diserahterimakan kepada konsumen.
"Harga apartemen mulai Rp 300 jutaan per unit. Kami membidik segmen menengah,” paparnya.
Green Cleosa diklaim Corporate Secretary PT Bhakti Agung Propertindo Tbk, Agri Rahadiyan, cocok untuk hunian sekaligus bernilai tinggi untuk investasi.
"Ini karena sejumlah fasilitas hiburan seperti kafe, tempat bermain anak, tempat pertemuan, internet, pusat fitness, dan kolang renang juga akan dibangun untuk melengkapi fasilitas publik seperti klinik, masjid, roof top garden, dan central garden," ungkapnya. (X-12)
Cushman & Wakefield memprediksi bahwa sektor properti akan mengalami penguatan yang berkelanjutan pada 2026. Sinar Mas Land menghadirkan program National Sales bertajuk Royal Key.
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menyebutkan akses terhadap infrastruktur transportasi massal menjadi pendorong kenaikan harga dan minat beli properti residensial.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved