Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate sebesar 25 bps dari 6% menjadi 5,75%. Direktur Riset Core Indonesia Piter Abdullah menuturkan, penurunan suku bunga acuan BI dapat menimbulkan dua kondisi yang berlawanan. Kondisi yang pertama yaitu mendorong arus dana masuk ke dalam negeri.
"(Kondisi) pertama, membuka peluang pertumbuhan yang lebih tinggi sehingga meningkatkan kepercayaan diri investor untuk berinvestasi di Indonesia. Arus dana masuk akan meningkat," kata Piter kepada Media Indonesia, Minggu (21/7).
Kemungkinan kedua yakni penurunan suku bunga acuan bisa menyebabkan arus dana tertahan atau bahkan mungkin keluar. Hal ini dikarenakan menyempitnya selisih suku bunga atau interest rate differential (IRD).
Baca juga: BI Yakin Penurunan Suku Bunga Tidak Picu Penarikan Dana
"Menyempitnya interest rate differential mengurangi minat investor asing, khususnya investor portfolio. Arus dana bisa tertahan atau bahkan keluar," terangnya.
Namun Piter mengungkapkan, dari kedua kemungkinan tersebut, pihaknya yakin penurunan suku bunga acuan BI akan menimbulkan dampak positif dan mendorong arus dana masuk ke dalam negeri. Hal ini dikarenakan bank sentral global sedang pada tren menurunkan suku bunga sebagai respon perlambatan ekonomi global. Sehingga Piter menilai, kemungkinan terjadinya penyempitan interest rate differential akan sangat kecil.
"Dari dua kemungkinan dampak itu, saya meyakini yang pertama yang akan terjadi," tandasnya. (R-3)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved