Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menginginkan penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) segera direspons dengan penyesuaian suku bunga perbankan.
Hal tersebut harus dilakukan agar kebijakan pelonggaran moneter oleh bank sentral dapat memberi manfaat signifikan terhadap perekonomian di Tanah Air.
"Kebijakan moneter itu harus segera dimanfaatkan sehingga roda perekonomian dapat bergerak lebih kencang melalui peningkatan investasi dan konsumsi. Kita kejar investasinya dulu, setelah itu baru konsumsi. Semua ada pengaruhnya, tapi ada giliran untuk bergerak," ujar Darmin di kantornya, Jakarta, Jumat (19/7).
Baca juga: Jokowi Minta Pengembangan Blok Masela Banyak Serap Pekerja Lokal
Terlebih, sekarang pemerintah sudah melakukan berbagai upaya relaksasi untuk mendorong masuknya investasi.
Ia mengungkapkan penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia sudah sejalan dengan kondisi global saat ini.
BI, sebagaimana bank-bank sentral di negara-negara lain, sudah melihat ada ruang untuk mengambil langkah tersebut. (OL-8)
Laporan Kaspersky mengungkap lonjakan tajam serangan Trojan perbankan Android sebesar 56% pada 2025. Simak tren ancaman dan cara melindungi data keuangan Anda.
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved