Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS hukum Rius Vernandes dengan Garuda Indonesia bukan saja disorot media nasional tapi juga merebut perhatian dunia internasional.
Ben Schlappig, seorang travel blogger dunia yang mengaku mendapat banyak surat elektronik dari Indonesia, ikut berkomentar tentang sikap Garuda Indonesia yang akhirnya memolisikan Rius Vernandes dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Melalui laman pribadinya www.onemileatatime.com, Schlappig memperkenalkan dirinya sebagai travel blogger yang menyukai dunia penerbangan.
Ben memberi judul tulisannya: 'Outrageous: Garuda Indonesia Can’t Take Feedback'. Diawali dengan kalimat 'Oh Garuda Indonesia,' Ben intinya sangat menyesalkan langkah Garuda Indonesia yang bukannya menerima kritikan atau review yang dilakukan sebagai masukkan tetapi justru mengambil langkah hukum terhadap Rius dengan tduhan pencemaran nama baik.
"Dan sekarang Rius telah dipanggil oleh kepolisian atas pencemaran nama baik Garuda Indonesia. Intinya Benar-benar membingungkan bahwa Garuda Indonesia berpikir bahwa cara untuk menghadapi hal seperti ini adalah dengan mencoba menghukum orang yang justru memberi mereka masukkan. Mereka benar-benar membuat situasi ini jauh lebih buruk daripada bagaimana mereka harusnya bertindak. Mereka seharusnya cukup meminta maaf, menjelaskan apa yang terjadi, dan mengambil langkah perbaikan agar hal seperti itu tidak terjadi lagi di masa yang akan datang," tulis Ben.
Baca juga: Pemerintah Janji Permudah Perizinan Hulu Migas
Ia menambahkan, Garuda Indonesia dalam hal ini tidak cermat untuk mengambil sisi positif dari apa yang disampaikan Rius.
"Sangat ironis bahwa Garuda Indonesia berusaha melarang orang untuk mendokumentasikan pengalaman mereka di dalam pesawat. Padahal Garuda Indonesia memiliki beberapa layanan terbaik dari maskapai mana pun di dunia, dan saya berpendapat bahwa mereka secara tidak proporsional menerima manfaat positif dari orang-orang yang 'mendokumentasikan' pengalaman mereka di dalam pesawat," tulis Ben lebih lanjut.
Ben bahkan pernah me-review pengalamannya terbang dengan first class bersama Garuda Indonesia dari London ke Jakarta pada Desember 2016 lalu yang memberi dia kesan sangat luar biasa.
"Garuda benar-benar terbaik di kelasnya untuk awak kabin mereka. Pramugari yang luar biasa memberikan pelayanan. Tapi di luar itu, makanannya sangat enak, wifi gratis, dan ada banyak sentuhan kecil yang membuat penerbangan jadi istimewa. Bagi saya ini adalah penerbangan favorit saya, dan kelas satu Garuda Indonesia mungkin menjadi produk kelas satu favorit saya di dunia," begitu kata Ben saat dia me-review pengalamannya bersama Garuda ketika itu.
Namun dengan kejadian yang menimpa Rius, kata dia, Garuda Indonesia tampaknya hanya ramah atas umpan balik yang positif dan resisten terhadap kritik.
"Tapi sepertinya mereka hanya bisa menangani respons balik yang positif. Situasi ini terus terang membuat saya kehilangan respek terhadap maskapai ini terutama pihak manajemen," tutup Ben. (OL-1)
Tjandra Yoga Aditama mengatakan salah satu kasus campak di Australia dihubungkan dengan penumpang penerbangan Garuda Indonesia
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Seluruh prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar operasional. Pilot dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.
Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Glenny H Kairupan menegaskan tidak ada awak kabin yang mengalami cedera serius dalam insiden turbulensi penerbangan GA 712 rute Jakarta–Sydney.
Roy Suryo CS ajukan perbaikan gugatan di MK. Refly Harun minta riset dan kritik publik terhadap pejabat negara tidak dipidana guna hindari efek ketakutan hukum.
Hakim MK Saldi Isra menegaskan uji materiil KUHP dan UU ITE tidak boleh bertumpu pada kasus konkret Roy Suryo dkk. Permohonan dinilai masih lemah secara konstitusional.
Penerapan pasal-pasal tersebut terhadap kliennya justru melanggar hak konstitusional warga negara, terutama kebebasan berekspresi dan hak memperoleh informasi.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Kloter berikutnya batal berangkat karena Putriana membatalkan kerja sama dengan salah satu biro perjalanan.
UU ITE 2024 tidak menghapus sanksi pidana bagi penyebar hoaks dan ujaran kebencian. Regulasi baru justru memperjelas batasan jenis kebohongan digital
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved