Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla berkelakar terkait banyaknya pembahasan terkait industri 4.0, namun tidak pernah terwujud dalam suatu hal yang kongkrit. JK mengaku sudah bosan berbicara mengenai industri 4.0.
“Ini gaya Indonesia, kita banyak bicara, kurang bekerja, begitu kan. Saya sebenernya sudah jenuh bicara (industri) 4.0 ini,”ujar Kalla pada acara smart talk with Jusuf Kalla yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Hotel Arya Duta Jakarta, Kamis (11/7).
Baca juga: DJPPR Rilis SBR007 dengan Bunga 7,5%
Ia mengungkapkan sudah terlalu banyak pembahasan mengenai industri 4.0, baik itu seminar, pertemuan, diskusi dan banyak tulisan terkait topik tersebut. Namun, sambung dia, pada akhirnya tetap mengimpor barang dari Tiongkok.
Oleh sebab itu, Kalla meminta kepada para jurnalis tidak lagi hanya mengadakan diskusi membahas industri 4.0, tetapi harus lebih progresif dari hanya sekedar pembahasan yakni pelaksanaan industri 4.0.
Dimasa depan, Kalla mengingatkan yang dibutuhkan adalah para pekerja yang efisien dalam bekerja. Ia menegaskan, efisien yang dimaksudnya tidak selalu berujung kepada robotik. Menurut Kalla, jika memang semua pekerja menjadi robotik maka sistem ekonomi akan hancur karena tidak ada pekerja yang mendapatkan penghasilan untuk membeli kebutuhannya.
Oleh sebab itu, yang terpenting menurut Kalla adalah efisiensi dan pemakaian teknologi yang sesuai dengan zamannya. Namun masyarakat Asia umumnya lebih menggabungkan kemajuan teknologi dan efisiensi dengan tujuan memakmurkan manusianya dan bukan memakmurkan robot.
Kalla juga mengingatkan agar tidak khawatir dengan perubahan teknologi, karena dari waktu ke waktu hal tersebut terjadi dan masyarakat menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada.
“Jadi semua teknologi itu ada masanya. Zaman dulu kita menggunakan telefon biasa, yang laku wartel. Semua orang kalau malam antre di wartel karena murah kalau malam. Begitu ada handphone, mati wartel, yang muncul penjualan pulsa. Setelah tidak perlu beli pulsa, tinggal online saja langsung tidak lagi ada penjual pulsa. Jadi timbul lagi bisnis yang lain,” tutur Kalla.
Oleh sebab itu, menurut Kalla, semua harus siap dengan berbagai perubahan dan setiap persoalan tentu ada jalannya. (OL-6)
WAKIL Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1).
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke IKN Kalimantan Timur meninjau fasilitas pendidikan dan pasar, masyarakat antusiasi berfoto dengan Gibran di IKN
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh warga, para pelancong, hingga pengemudi ojek daring (online) yang berada di area stasiun.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
SAAT mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Cirebon, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima surat dari seorang siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved