Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DATA Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menunjukkan defist transaksi berja;lan salah satunya disebabkan adanya tekanan pada neraca jasa sektor teknologi informasi dan telekomunikasi (ICT) yang terjadi sejak 2011.
Karena itu, Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta mengatakan, pemerintah harus menaruh perhatian pada sektor ICT untuk mengurangi defisit transaksi berjalan akibat tekanan dari neraca perdagangan.
"Jadi, warning agar sektor ICT menjadi perhatian dan tidak menjadi penyumbang defisit," kata Arif di Jakarta, Kamis (26/6).
Dari data UN Comtrade, impor barang untuk komoditas mesin dan peralatan elektronik pada 2018 sebesar 21,45 miliar dollar Amerika Serikat atau setara dengan 11,37% kontribusinya terhadap total impor. Angka tersebut berada di posisi ketiga komponen impor terbesar setelah bahan bakar mineral dan reaktor nuklir dan permesinan.
Baca juga : Tutupi Defisit Neraca Dagang dengan Dorong Ekspor
Arif mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo telah meminta kepada jajarannya untuk menyelesaikan permasalahan defisit transaksi berjalan tersebut.
Presiden meminta agar transaksi berjalan bisa berada di posisi seimbang atau bahkan surplus. "Kenapa ini sangat penting? Ini menggambarkan stabilitas ekonomi kita dari waktu ke waktu yang terkait dengan pergerakan ekonomi di sektor mikro," ujarnya.
Untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan yang semakin dalam, kata Arif, pemerintah perlu mempertimbangkan pembangunan industri ICT untuk membangun dan mengembangkan sektor teknologi informasi dan telekomunikasi nasional.
Lalu, mendorong penggunaan komoditas dan jasa sektor teknologi informasi dan telekomunikasi dalam negeri untuk mengurangi beban biaya penggunaan hak atas kekayaan intelektual dan impor barang dan jasa sektor ICT.
"Sehingga memperbaiki transaksi berjalan dan neraca pembayaran Indonesia secara keseluruhan," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Nunung Nuryartono menyebutkan, dari total penduduk sebesar 268,2 juta, jumlah telepon seluler (ponsel) yang ada di Indonesia lebih banyak dari jumlah penduduknya yaitu 355,3 juta.
"Pengguna internet ada 150 juta, yang aktif media sosial 150 juta dan media sosial lainnya 130 juta. Basisnya handphone ini lah yang akan berimplikasi dengan banyak hal berkaitan dengan kemungkinan-kemungkinan bagaimana current account kita menjadi negatif," katanya.
Sementara itu, penetrasi internet di Indonesia (56%) berada di bawah rata-rata dunia yang sebesar 57%. "Waktu yang digunakan untuk berinternet melebihi rata-rata dunia. Dunia rata-rata membuka internet 6 menit/jam, sedangkan Indonesia 8,5 menit/ jam," katanya. (OL-7)
HEAD of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu Yustina memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 mencapai 5%.
PEMERINTAH melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berencana memanggil pengelola lokapasar atau marketplace memberikan para pedagang mendapatkan insentif.
Saya tidak melihat indikasi turunnya konsumsi.
ASOSIASI Pengusaha Indonesia (Apindo) melihat capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 sebesar 5,12% memberi sinyal bahwa perekonomian Indonesia masih memiliki pondasi yang kuat.
Karena itu, insentif harus dirancang sebagai bagian dari ekosistem yang mendorong produktivitas, transfer teknologi, dan peningkatan kualitas tenaga kerja.
CHIEF Economist Permata Bank Josua Pardede mengungkapkan persoalan validitas data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pertumbuhan ekonomi triwulan II sebesar 5,12%.
ERP tak lagi sekadar berfungsi sebagai penyimpan data dan alat otomasi dasar, melainkan harus berevolusi menjadi sistem yang mampu berpikir layaknya manusia.
PASAR perusahaan teknologi raksasa Apple menghadapi tantangan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pangsa pasar Iphone di Amerika Serikat turun dari 56% menjadi 49%
Xapiens berkomitmen menghadirkan solusi dan peluang kolaborasi di indutri teknologi.
Tiga entitas besar di bidang pengembangan talenta, teknologi, dan transformasi organisasi kini resmi melebur dalam satu identitas baru bernama KTM Solutions.
Australia dan Indonesia bekerja sama erat di bidang siber untuk membangun ketahanan siber dan melindungi dari kerentanan yang berdampak pada keamanan nasional.
Transformasi digital memberikan alat untuk bekerja lebih efisien, merespons kebutuhan pelanggan, dan selaras dengan praktik terbaik global.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved