Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus mematangkan implementasi program vokasi dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal itu dilakukan agar program vokasi dapat segera diterapkan.
"Kita bahas implementasi dari vokasi ke depan. Ini masih terus dipersiapkan. Kita harapkan segera bisa dijalankan," kata Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri usai rapat koordinasi mengenai vokasi di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/6).
Dalam rakor tersebut, terang Hanif, dibicarakan terkait kementerian mana saja yang harus terlibat dan berada di posisi terdepan pun program-program spesifik apa saja yang bisa mendorong peningkatan kualitas SDM.
"Kemudian bagaimana mengatasi hambatan-hambatan yang ada seperti kurikulum, pelibatan industri, guru, dosen dan sebagainya," terangnya.
Lebih lanjut, Hanif mengatakan peningkatan kualitas SDM harus disesuaikan dengan kebutuhan industri dan dilakukan dalam jumlah yang besar.
"Karena itu, pelibatan industri jadi hal yang tidak terelakkan," tambahnya.
Baca juga: Pemerintah Tindak Lanjuti Pembentukan Komite Vokasi
Terkait keterlibatan industri, Hanif menyampaikan pemerintah telah menyiapkan insentif bagi perusahaan yang ikut dalam program vokasi tersebut. Sebagai informasi, pemerintah akan memberikan super deduction tax sebesar 200% kepada perusahaan yang terlibat dalam program vokasi.
Nantinya, ada sektor-sektor yang akan diprioritaskan dalam program vokasi ini. Hanya saja, ia tidak menyampaikannya lebih lanjut.
"Mungkin nanti juga kita matangkan daerah-daerah prioritas terutama yang terkait dengan pengembangan investasi dan industri. Kemudian kita juga ada bidang-bidang profesi prioritas. Mungkin arahnya nanti kita dorong ke sana," tandasnya.(OL-5)
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland  menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved