Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Mandiri Tbk mencatat transaksi finansial sekitar Rp30,3 triliun di jaringan kantor cabang yang beroperasi selama periode libur Lebaran pada (1/6) Hingga (9/6) lalu.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengungkapkan, selama periode tersebut perusahaan mengoperasikan sebanyak 350 cabang secara bergantian, kecuali pada Rabu (5/6) yang merupakan hari pertama Idul Fitri.
Baca juga: Perputaran Uang Mudik 2019 Diperkirakan Capai Rp10,3 Triliun
“Dengan nilai tersebut, artinya cabang kami mentransaksikan hampir Rp4 triliun per hari dalam periode liburan Idul Fitri kemarin. Hal itu mengindikasikan tingginya kebutuhan transaksional nasabah, terutama pada saat libur panjang hari raya keagamaan,” kata Rohan dalam pernyataan resminya, Selasa (11/6).
Dia menjelaskan, dari jumlah tersebut layanan yang banyak ditransaksikan nasabah adalah setor tunai, pembayaran Delivery Order SPBU Pertamina, pemindahbukuan, dan tarik tunai. (OL-7)
Bank Mandiri Jawa Barat menyiapkan uang tunai sebesar Rp4,58 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026.
Bank Mandiri kembali mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan
Dalam ajang ini, Bank Mandiri memberi dukungan sebagai official bank partner.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Bank Mandiri 12.900 unit ATM/CRM serta 322.000 mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved