Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog berhasil menjaga ketersediaan beras selama masa Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri.
Capaian positif tersebut diraih setelah perseroan melakukan kegiatan pasar murah dan operasi pasar cadangan beras pemerintah (CBP) yang intens selama satu bulan penuh.
Sejak awal tahun, Perum Bulog telah menggelontorkan 225 ribu ton beras medium dengan rata-rata per hari 1.000-2.000 ton beras.
Diharapkan, target OP CBP sebesar 15.000 ton per hari dapat dicapai saat musim paceklik yang diperkirakan harga beras akan meninggi.
Baca juga: Bahan Pangan Selama Ramadan Aman, Petani Untung Konsumen Tenang
Dari pantauan internal Bulog, pada Ramadan tahun ini, harga beras cenderung stabil dengan harga rata-rata Rp11.494 per kilogram dan diperkirakan harga pada Juni 2019 sebesar Rp11.491 per kg.
“Keberhasilan menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras medium di setiap daerah ini bisa tercipta karena dukungan seluruh pihak, terutama dari pemerintah daerah, dinas terkait, Satgas Pangan dan para pelaku pasar," ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso melalui keterangan resmi, Selasa (4/6).
Selain menyediakan beras, dalam kegiatan pasar murah Bulog juga menjual gula pasir, minyak goreng, tepung terigu dan daging beku.
"Ketersediaan stok pangan tersebut dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul fitri. Tidak perlu ada kekhawatiran akan gejolak harga pangan untuk produk dimaksud," tuturnya. (OL-2)
Penyaluran ini ditujukan untuk memperkuat ketersediaan stok minyak goreng rakyat sekaligus menjaga keterjangkauan harga di pasaran, terutama menjelang bulan Ramadan.
PERUM Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah menyatakan kesiapan penuh menjalankan penugasan pemerintah dalam penyerapan gabah dan beras sepanjang 2026.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved