Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai bahwa pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2020 seharusnya dilihat sebagai target bukan asumsi.Oleh karena itu, ia berpandangan bahwa usulan pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah di kisaran 5,3%-5,6% terbilang terlalu rendah.
"Target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sebesar 5,3 %- 5,6 % menurut saya terlalu kecil. Terlepas kondisi eksternal yang selama ini menjadi alasan pembenaran pemerintah saat ini," katanya kepada Media Indonesia, Senin (20/5).
Kajian Bappenas, kata dia, menyatakan bahwa Indonesia perlu pertumbuhan ekonomi di atas 6% agar bisa keluar dari jebakan negara pendapatan menengah. Kajian CORE, sambungnya, bahkan menyebutkan bahwa Indonesia butuh pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas 7% untuk memanfaatkan bonus demografi pada 2030.
"Saya mengharapkan pemerintah berani menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6%. Tentu akan banyak yang mengkritisi target itu terlalu tinggi. Tapi saya meyakini 6% tidak terlalu tinggi sepanjang pemerintah bisa menjelaskan strategi dan program yang dianggap tepat untuk itu," jelasnya.
Ia meminta agar pemerintah tidak hanya bermain aman dengan target pertumbuhan ekonomi 2020 di kisaran 5,3%-5,6%. Ia berharap pemerintah bekerja lebih keras lagi dan membuat terobosan serta program baru yang implementatif. (A-3)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved