Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Ini Syarat Indonesia bisa Keluar dari Middle Income Trap

Nur Aivanni
20/5/2019 20:55
Ini Syarat Indonesia bisa Keluar dari Middle Income Trap
DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah(ist)

DIREKTUR Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai bahwa pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2020 seharusnya dilihat sebagai target bukan asumsi.Oleh karena itu, ia berpandangan bahwa usulan pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah di kisaran 5,3%-5,6% terbilang terlalu rendah.

"Target pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 sebesar 5,3 %- 5,6 % menurut saya terlalu kecil. Terlepas kondisi eksternal yang selama ini menjadi alasan pembenaran pemerintah saat ini," katanya kepada Media Indonesia, Senin (20/5).

Kajian Bappenas, kata dia, menyatakan bahwa Indonesia perlu pertumbuhan ekonomi di atas 6% agar  bisa keluar dari jebakan negara pendapatan menengah. Kajian CORE, sambungnya, bahkan menyebutkan bahwa Indonesia butuh pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas 7% untuk memanfaatkan bonus demografi pada 2030.

"Saya mengharapkan pemerintah berani menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6%. Tentu akan banyak yang mengkritisi target itu terlalu tinggi. Tapi saya meyakini 6% tidak terlalu tinggi sepanjang pemerintah bisa menjelaskan strategi dan program yang dianggap tepat untuk itu," jelasnya.

Ia meminta agar pemerintah tidak hanya bermain aman dengan target pertumbuhan ekonomi 2020 di kisaran 5,3%-5,6%. Ia berharap pemerintah bekerja lebih keras lagi dan membuat terobosan serta program baru yang implementatif. (A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya