Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Rabu (13/3). Dalam pertemuan itu dibahas sejumlah isu antar kedua negara dan isu regional Asean.
Salah satu yang dibahas keduanya yakni isu anjloknya harga karet dalam beberapa tahun belakangan. Kedua negara sepakat untuk bekerja sama menaikkan harga karet yang masih terpuruk. Tiga negara Asean yakni Indonesia, Malaysia dan Thailand adalah produsen karet terbesar di dunia.
Baca juga: Kehilangan Hak Pilih Berpotensi Timbulkan Kekerasan dalam Pemilu
“Presiden menyampaikan bahwa tidak ada pilihan lain bagi ketiga negara tersebut untuk memperkuat kerja sama agar harga karet tidak terus turun," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai mendampingi Presiden Jokowi menemui delegasi dari Thailand, Rabu (13/3).
Retno menjelaskan, pemerintah menyadari posisinya sebagai salah satu negara produsen karet terbesar dunia. Untuk itu, Indonesia dan kedua negara tersebut menyusun strategi untuk bersama-sama menaikkan harga karet dan menguntungkan petaninya.
Menyusul pertemuan yang diadakan hari ini di Istana, Retno menyebutkan bahwa Thailand menegaskan komitmennya untuk bersama Indonesia mendongkrak harga karet.
"Tadi Menlu Thailand menyampaikan komitmennya mengenai kerja sama dalam konteks mencegah semakin menurunnya harga karet dunia," jelasnya. (OL-6)
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
SUB Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV menyebut capaian komoditas non core (bukan inti) teh dan karet meraih laba positif untuk pertama kali sejak 1996.
Plastic & Rubber Indonesia menjadi wujud komitmen Pamerindo dalam mendukung petumbuhan dan penguatan industri nasional.
Pemerintah bakal memperluas peran BPDPKS. Ke depan, lembaga itu tidak hanya mengurusi dana sawit saja, tetapi juga produk perkebunan lain seperti kelapa, kakao, dan karet.
PTPN melakukan pengiriman perdana karet alam berkelanjutan yang telah melalui proses due diligence sesuai aturan bebas deforestasi Uni Eropa.
Materi mengenai contoh benda elastis ini biasanya akan muncul pada tingkat Sekolah Dasar (SD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved