Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menargetkan defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit) di Indonesia turun menjadi 2,5% pada 2019. Tahun lalu, CAD menyentuh angka 2,8% dari PDB. Mirza yakin ada kemungkinan CAD bisa mencapai 2%.
"Pada tahun ini BI akan mengendalikan defisit transaksi berjalan menuju 2,5%. Tapi bisa saja sampai di 2% terhadap PDB," kata Mirza dalam acara Maybank Economic Outlook 2019 di Jakarta, Senin (11/3).
Defisit transaksi diperkirakan dapat menyentuh 2,5% karena prospek ekonomi dalam negeri yang cukup baik. Menurut dia, proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5-5,4% juga menjadi faktor pendukung membaiknya CAD.
Baca juga: Atasi CAD, Atur Waktu Impor dan Tingkatkan Devisa
Meski pertumbuhan ekonomi domestik membaik, namun Indonesia masih harus menghadapi tantangan akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok. Mirza pun meminta para pengusaha agar giat melakukan ekspor demi membantu mengurangi defisit neraca berjalan sampai 2,5% di 2019.
"Jadi para korporat, tolong ekspor yang banyak," ujarnya.(OL-5)
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
LEMBAGA pemeringkat Moody's mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada Baa2 dan melakukan penyesuaian outlook menjadi negatif pada 5 Februari 2026.
BI ingin menjamin masyarakat agar saat menjalani ibadah keagamaan tersebut harga-harga pangan terjangkau dan tersedia.
Kasus tersebut telah dimonitor oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti informasi temuan potongan kertas.
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved