Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH enam tahun melaksanakan pembahasan, Indonesia dan Australia secara resmi menyelesaikan perundingan dagang Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).
Rampungnya perundingan perjanjian kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara Menteri Perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan, Pariwisata dan Investasi Australia Simon Birmingham di Hotel Luwansa, Jakarta, Senin (4/3).
Sedianya, secara teknis, pembahasan IA-CEPA sudah rampung sejak Agustus 2018. Namun, kedua negara harus terlebih dulu menyelesaikan proses legal scrubbing untuk memastikan konsistensi hupkum dan penerjemahan ke dalam bahasa Inggris dan Indonesia.
Setelah selesai, tahapan selanjutnya adalah melalui proses ratifikasi di kedua negara.
Hingga, pada akhirnya, proses panjang dan melelahkan benar-benar usai dan penandatanganan final dilaksanakan.
Enggartiasto mengungkapkan penyelesaian IA-CEPA merupakan tonggak sejarah baru dalam hubungan ekonomi Indonesia-Australia.
IA-CEPA, sebut dia, bukanlah Free Trade Agreement (FTA) biasa, melainkan sebuah kemitraan komprehensif kedua negara di bidang perdagangan barang, jasa, investasi, serta kerja sama ekonomi.
"Biasanya FTA hanya menegosiasikan akses pasar, tetapi tidak dengan IA-CEPA. ini mencakup juga kerja sama bagaimana kedua negara dapat tumbuh bersama memanfaatkan kekuatan masing-masing dan menciptakan kekuatan ekonomi baru di kawasan,” ujar Enggartiasto.
Baca juga: IA-CEPA akan Ditandatangani Maret
IA-CEPA, lanjutnya, juga merupakan momentum untuk menunjukan kepada dunia bahwa arah kebijakan ekonomi dan perdagangan Indonesia adalah terbuka.
Melalui IA-CEPA, Indonesia ingin menjadi bagian dari rantai nilai global, sehingga dapat bersaing dengan negara lain di kawasan yang telah memiliki FTA lebih banyak.
"Di tengah-tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu dan kebijakan proteksi di beberapa negara, perjanjian dagang seperti IA-CEPA diharapkan dapat mendorong daya saing sehingga dapat berkompetisi secara global," tuturnya.
Perundingan IA-CEPA pertama kali dilaksanakan pada 2 November 2010 oleh Presiden RI dan PM Australia yang menjabat kala itu. Namun Perundingan, sempat terhenti pada 2013 karena dinamika politik kedua negara.
Kemudian, pada 16 Maret 2016, IA-CEPA direaktivasi. Perundingan putaran terakhir IA-CEPA ke-12 dilaksanakan di Jakarta, bulan Juli 2018. (OL-3)
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier menyoroti pencapaian IA-CEPA dalam memperkuat hubungan antara Australia dan Indonesia.
Dari sisi Uni Eropa, I-EU CEPA dapat menjadi platform kerja sama ekonomi strategis yang bermanfaat, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.
Pertemuan bisnis Indonesia-Australia, IndOz Conference, digelar di Brisbane City Hall, pada 24 Agustus 2023. Salah satu topik yang dibahas adalah terkait kelanjutan implementasi IA-CEPA
Jerry Sambuaga menekankan pada koleganya tersebut mengenai pentingnya utilisasi CEPA yang dipercepat dan diperluas agar masing-masing negara bisa mengambil manfaat optimal.
PRESIDEN Joko Widodo mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, pada Minggu, (21/5).
Mendag Muhammad Lutfi mengatakan saat ini adalah saat yang tepat bagi negara untuk pulih bersama-sama dari pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved