Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendesak Menteri Perhubungan membatalkan aturan terkait bagasi berbayar.
Ketua YLKI Tulus Abadi di sela-sela sebuah pertemuan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Kamis (31/1) mengatakan, ketentuan yang mengharuskan penumpang membayar bagasi itu sangat memberatkan bagi penumpang.
Menurut dia, kebijakan yang terbit di tengah tingginya harga tiket itu lebih baik dihapuskan.
"Paling tidak ditinjau ulang," katanya.
Ia mengaku heran karena dengan kebijakan itu kemudian terjadi biaya bagasi yang harus dibayar, nilainya lebih tinggi dibanding harga tiket perjalanan itu sendiri.
Sebelumnya, DPD Asita Daerah Istimewa Yogyakarta juga mendesak pencabutan aturan tersebut.
Baca juga : KPPU: Tarif Pesawat dan Kargo Terus Dikaji
Ketua DPD Asita DIY Udhi Sudiyanto mengatakan Asita DIY akan berkoordinasi dengan DPD Asita se Indonesia untuk menyampaikan desakan pencabutan aturan bagasi berbayar.
Udhi mengaku khawatir pemberlakuan bagasi berbayar akan mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Yogyakarta, karena biayanya semakin mahal.
Wisatawan asal luar Jawa, katanya, biasanya berkunjung ke Yogyakarta selama tiga hari dua malam. Selama kunjungan itu, ujarnya, wisatawan tersebut akan dipastikan membawa bagasi untuk membawa keperluan pribadi. (OL-8)
Transisi dari sistem 2 tingkat menjadi 3 tingkat ini bertujuan untuk menutup celah yang saat ini dieksploitasi oleh pihak asing, menyeimbangkan layanan rute dengan harga yang efisien.
Mulai efektif 7 Maret 2026. AirAsia menggebrak dengan empat rute strategis, yaitu Surabaya–Makassar, Makassar–Kendari, Makassar–Palu, dan Makassar–Luwuk.
Daftar maskapai paling sering delay di dunia sepanjang 2025. Ryanair, easyJet, Frontier hingga JetBlue mencatat tingkat keterlambatan tertinggi.
Pembukaan rute ini dinilai semakin memperkuat konektivitas Jawa Tengah dengan Jawa Barat dan Jawa Timur.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Mukhtara Air merupakan maskapai bagian dari Manazil Al Mukhtara Company Holding, perusahaan yang berbasis di Madinah, Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved