Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN (Persero) menargetkan penjualan listrik pada 2019 sebesar 245 Tera Watt Hour (TWh) atau naik 13 TWh bila dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yang hanya mencapai 232 TWh. Strateginya, PLN akan meningkatkan ekspansi di sektor industri
“Target penjualan listrik tahun ini 245 TWh atau naik 13 TWh realisasi 2018,” kata Direktur Pengadaan Strategis PLN Supangkat Iwan Santoso di Jakarta, Selasa (29/1).
Baca juga: Seluruh Desa di NTT Bakal Nikmati Listrik Tahun Ini
Dia meyakini target penjualan listrik 2019 tersebut bisa tercapai. Apalagi kemajuan teknologi elektronik juga mendorong pertumbuhan konsumsi listrik masyarakat. “Masyarakat semakin maju penggunaan elektorniknya bertambah, apalagi ada industri rumah tangga. Harapan kami mendorong kemajuan,” katanya.
Menurut dia, sektor industri tercatat yang paling banyak menyerap listrik PLN meskipun jumlah pelanggannya di bawah rumah tangga. Pelanggan dari kalangan rumah tangga sebesar 50%, sedangkan industri 40% dan sisanya perkantoran atau kantor pemerintah. (OL-7)
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved