Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia menilai wajar bila tingkat suku bunga deposito perbankan naik lebih cepat sebagai imbas dari kenaikan suku bunga kebijakan BI Rate 7 Day Reverse Repo Rate.
"Wajar kalau suku bunga deposito merespon lebih cepat kenaikan suku bunga BI. Alasannya karena memang pendanaan perbankan berupa ritel (dana pihak ketiga). Oleh karena itu kalau suku bunga pasar uang naik, ritel funding bank harus naik," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, di Jakarta, Jumat (18/1).
Baca juga: Jelang Pemilu 2019, Minat IPO Tetap Tinggi
Dia menekankan, kenaikan suku bunga acuan tidak terlalu mengakibatkan pengetatan likuiditas. Sebab, berbeda dari tahun lalu yang terjadi pengurangan likuiditas karena aliran modal asing keluar Indonesia meski BI sudah dilakukan pelonggaran likuiditas.
Tahun lalu pendanaan bank berkurang tidak hanya dari DPK juga dari dana luar negeri. Tapi tahun ini aliran modal asing mulai masuk kembali.
Meski begitu, kenaikan suku bunga deposito perbankan tidak serta merta langsung diikuti juga dengan kenaikan bunga kredit yang ekspansif. Bank lebih banyak meningkatkan efisensi, dan mengurangi spread/selisih suku bunga deposito dan kredit.
Tingkat suku bunga kredit korporasi sendiri rata-rata masih di bawah 10%. Sedangkan, tingkat bunga kredit untuk konsumsi 11%, untuk modal kerja 10% dan di bawah 10% untuk untuk investasi.
"BI dan OJK terus berkoordinasi dan memastikan lidkuitas cukup di pasar uang dan perbankan. Caranya dalam ekspansk operasi moneter, lalu terbitkan beberapa kebijakan untuk menambah manajemen maupun likuditas bank," tandasnya.
Bank Indonesia juga melihat pola musiaman pertumbuhan kredit pada triwulan IV / 2018 memang tinggi yaitu 12-13%. Sedangkan, pada triwulan I/2019 pertumbuhan kredit agak menurun. "Tapi secara keseluruhan pertumbuhan kredit pada kisaran kami berada di 10 - 12% di 2019," imbuhnya.
Baca juga: Per 17 Januari, Aliran Modal Asing Masuk Rp14,75 Triliun
Sedangkan pada rencana bisnis bank (RBB) optimistis pada angka capaian pertumbuha kredit bisa 13%.Adapun faktor yang mendorong kredit ke depan yaitu permintaan kredit untuk produksi dan untuk investasi dari dunia usaha yang diperkirakan akan naik.
"Seperti kredit untuk bahan baku, modal kerja dan investasi. Sama halnya dengan impor, yang tinggi permintaan dari barang modal dan bahan baku," tukas Perry. (OL-6)
INDONESIA mengimplementasikan ketentuan penerapan margin untuk transaksi derivatif yang tidak dikliringkan di CCP melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/SEOJK.03/2023.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
BANK Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9%–5,7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi 2025 yang berada pada rentang 4,7%–5,5%.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved