Kamis 13 Desember 2018, 16:04 WIB

Kekayaan 50 Orang Terkaya RI Pecahkan Rekor

Windy Dyah Indriantari | Ekonomi
Kekayaan 50 Orang Terkaya RI Pecahkan Rekor

Dok.MI
Kekayaan 50 Orang Terkaya RI Pecahkan Rekor

 

NILAI kekayaan 50 taipan terkaya Indonesia meningkat tahun ini menjadi US$129 miliar, sekaligus menciptakan rekor tertinggi. Rekor itu tercipta dengan kenaikan tipis US$3 miliar jika dibandingkan dengan 2017, seiring dengan pertumbuhan ekonomi RI yang moderat dan kenaikan 4,4% di perdagangan bursa saham.

Dalam rilis majalah Forbes tentang Daftar Orang Terkaya RI 2018, Kamis (13/12), taipan Low Tuck Kwong yang menduduki peringkat 11 membukukan persentase kenaikan kekayaan terbesar hingga mencapai 63%, menjadi US$2,5 miliar tahun ini.

Selaku pemegang saham pengendali, Low Tuck Kwong kian kaya oleh pendapatan yang lebih tinggi dari perusahaan tambang batu bara, PT Bayan Resources Tbk. Nilai saham perusahaan tersebut juga melonjak 82% ketimbang 2017.

Taipan lain yang meraih persentase kenaikan kekayaan terbesar ialah Bachtiar Karim (peringkat 21) sebesar 61%, menjadi US$1,45 miliar jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tambahan kekayaan itu berasal dari kenaikan signifikan pendapatan perusahan minyak kelapa sawit Musim Mas yang ia miliki.

Kendati secara total kekayaan 50 taipan terkaya Indonesia mengalami kenaikan, separuh dari orang terkaya di daftar tersebut menjadi 'lebih miskin' ketimbang pada 2017. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan sejumlah saham turut memangkas kekayaan mereka.

Pemilik AKR Corporindo, perusahaan trading bahan bakar minyak dan bahan kimia AKR, Soegiarto Adikoesoemo (peringkat 39), merupakan salah satu taipan yang kalah banyak. Kekayaannya turun 42% menjadi US$780 juta. (OL-4)

Berikut daftar 50 orang terkaya Indonesia 2018 versi majalah Forbes:

#1 R. Budi & Michael Hartono $35 M; (68 tahun); konglomerat

#2 Susilo Wonowidjojo $9,2 M; (62 tahun); rokok

#3 Eka Tjipta Widjaja $8,6 M; (95 tahun); minyak sawit

#4 Sri Prakash Lohia $7,5 M; (66 tahun); petrokimia

#5 Anthoni Salim $5,3 M; (69 tahun); beragam

#6 Tahir $4,5 M; (66 tahun); beragam

#7 Chairul Tanjung $3,5 M; (56 tahun); beragam

#8 Boenjamin Setiawan $3,2 M; (85 tahun); farmasi

#9 Jogi Hendra Atmadja $3,1 M; (72 tahun); produk consumer

#10 Prajogo Pangestu $3 M; (74 tahun); petrokimia

#11 Low Tuck Kwong $2,5 M; (70 tahun); batu bara

#12 Mochtar Riady $2,3 M; (89 tahun); beragam

#13 Putera Sampoerna $1,75 M; (71 tahun); investasi

#14 Peter Sondakh $1,7 M; (68 tahun); investasi

#15 Martua Sitorus $1,69 M; (58 tahun); minyak sawit

#16 Garibaldi Thohir $1,67 M; (53 tahun); batu bara

#17 Theodore Rachmat $1,6 M; (74 tahun); beragam

#18 Kuncoro Wibowo $1,58 M; (62 tahun); ritel, peralatan

#19 Alexander Tedja $1,5 M; (73 tahun); real estat

#20 Husain Djojonegoro $1,46 M; (69 tahun); produk consumer

#21 Bachtiar Karim $1,45 M; (61 tahun); minyak sawit

#22 Murdaya Poo $1,4 M; (77 tahun); beragam

#23 Eddy Katuari $1,35 M; (67 tahun); produk consumer

#24 Djoko Susanto $1,33 M; (68 tahun); supermarket

#25 Sukanto Tanoto $1,3 M; (68 tahun); beragam

#26 Eddy Kusnadi Sariaatmadja $1,29 M; (65 tahun); media, teknologi

#27 Ciputra $1,2 M; (87 tahun); real estat

#28 Ciliandra Fangiono $1,19 M; (42 tahun); minyak sawit

#29 Husodo Angkosubroto $1,15 M; (63 tahun); agribisnis, properti, asuransi

#30 Harjo Sutanto $1,1 M; (92 tahun); produk consumer

#31 Hary Tanoesoedibjo $980 juta; (53 tahun); media

#32 Sudhamek $920 juta; (62 tahun); makanan & minuman ringan

#33 Lim Hariyanto Wijaya Sarwono $910 juta; (90 tahun); minyak sawit, tambang nikel

#34 Osbert Lyman $900 juta; (68 tahun); real estat

#35 Hashim Djojohadikusumo $850 juta; (64 tahun); beragam

#36 Sjamsul Nursalim $810 juta; (77 tahun); ban, ritel

#37 Kusnan & Rusdi Kirana $800 juta; maskapai

#38 Danny Nugroho $790 juta; (43 tahun); perbankan

#39 Soegiarto Adikoesoemo $780 juta; (80 tahun); bahan kimia

#40 Aksa Mahmud $775 juta; (73 tahun); semen

#41 Irwan Hidayat $750 juta; obat herbal

#42 Achmad Hamami $725 juta; (88 tahun); alat berat

#43 Tjokrosaputro Benny $670 juta; (49 tahun); pengembang properti

#44 Arini Subianto $665 juta; (47 tahun); batu bara, minyak sawit

#45 Edwin Soeryadjaya $660 juta; (69 tahun); batu bara, investasi

#46 Arifin Panigoro $655 juta; (73 tahun); tambang minyak

#47 Sabana Prawirawijaya $640 juta; (78 tahun); minuman

#48 Kardja Rahardjo $625 juta; (57 tahun); jasa pengiriman via laut

#49 Kartini Muljadi $610 juta; (88 tahun); farmasi

#50 Abdul Rasyid $600 juta; (60 tahun); kayu, minyak sawit

Baca Juga

Dok. Kementerian ESDM

Kementerian ESDM Uji Coba Bensa, Bensin yang Mengandung Minyak Sawit 

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 25 Januari 2022, 23:04 WIB
Bensa berkualitas tinggi ini akan menjadi parameter untuk penyusunan Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) untuk...
Dok. Yupi

Ada Hoaks Soal Produknya, Yupi Tegaskan Permen yang Diproduksinya Telah Kantongi Sertifikat Halal 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 25 Januari 2022, 22:58 WIB
Direktur Marketing & Sales Yupi Juliwati Husman menegaskan, pihaknya sudah mengantongi sertifikasi halal untuk seluruh proses produksi...
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Lepas Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina 

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 25 Januari 2022, 21:20 WIB
Presiden kembali menekankan pentingnya pembangunan industri hilir terutama di sektor mineral dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya