Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN popok bayi yang tepat sangat penting. Penggunaan popok bayi yang tidak sesuai akan menimbulkan berbagai masalah pada kulit bayi.
Dalam acara edukasi yang digelar oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bersama PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) pada rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Citeureup, Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu, membagikan beberapa hal penting dalam memilih popok bayi.
Unicharm memaparkan lima poin utama yang harus diperhatikan orangtua ketika memilih popok untuk bayi, sebagai berikut, seperti dilansir dari Antara, Rabu (3/12).
1. Ukuran Popok
Ukuran popok perlu disesuaikan dengan berat badan si kecil agar tidak menyebabkan kebocoran atau gesekan yang memicu iritasi. Popok yang terlalu kecil bisa menekan kulit, sedangkan ukuran yang terlalu besar biasanya lebih mudah longgar dan bocor.
2. Daya Serap
Kemampuan serap popok harus tinggi agar cairan dapat terserap dengan cepat dan menjaga permukaan tetap kering. Hal ini penting untuk mencegah ruam dan mengurangi rasa tidak nyaman pada bayi.
3. Tahapan Perkembangan
Pemilihan tipe popok sebaiknya mempertimbangkan tahapan perkembangan anak. Popok perekat (tape) lebih cocok untuk bayi baru lahir yang pergerakannya masih terbatas, sementara popok celana (pants) ideal bagi bayi yang sudah mulai aktif merangkak atau berjalan.
4. Sirkulasi Udara
Sirkulasi udara pada popok menjadi faktor penentu, terutama mengingat iklim Indonesia yang panas dan lembap. Popok dengan ventilasi yang baik dapat mengurangi kelembapan di daerah sensitif bayi sehingga risiko iritasi lebih rendah.
5. Tambahan Perlindungan
Popok dengan tambahan perlindungan, seperti bahan organik atau minyak alami, dapat membantu menjaga kesehatan kulit bayi secara lebih menyeluruh. (Nas/M-3)
Bertepatan dengan momentum Hari Kesehatan Nasional, merek popok bersama IBI merasa turut memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi dan pemahaman yang benar kepada para ibu.
Jenggot dan kumis yang bersentuhan dengan kulit bayi bisa menyebabkan iritasi pada kulit bayi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved