Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan raksasa penyedia foto Getty Images meluncurkan generator gambar yang didukung oleh kecerdasan buatan dan menggunakan kumpulan foto stoknya.
Sebagai salah satu arsip foto terluas di dunia, Getty Images memosisikan dirinya sebagai pesaing raksasa AI generatif, seperti pencipta Dall-E OpenAI atau Google, dengan program Imagen-nya, dan juga perusahaan rintisan Midjourney atau Stable Diffusion.
Midjourney menjadi terkenal awal tahun ini karena perangkat lunak di balik gambar Paus Fransiskus yang mengenakan jaket putih yang viral, serta gambar lain yang menunjukkan penangkapan palsu terhadap mantan presiden AS Donald Trump.
Getty Images mengatakan produk kecerdasan buatan generative mereka, dibuat bekerja sama dengan raksasa chip AI, Nvidia dan hanya dapat diakses oleh klien, bukan masyarakat umum. “Layanan ini akan berbasis langganan, dengan tarif berdasarkan jumlah permintaan yang diajukan oleh pelanggan”, kata seorang juru bicara Getty Images kepada AFP, Senin (25/9)
Getty Images, yang memiliki kemitraan distribusi dengan AFP dan outlet berita dan foto lainnya, mengatakan pihaknya hanya bergantung pada bank data foto milik mereka sendiri untuk membangun AI.
Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya berencana memberi imbalan kepada fotografer yang gambarnya digunakan untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut, serta akan menerima bagian dari pendapatan yang dihasilkan oleh alat baru tersebut.
“Getty dan Nvidia ingin mengembangkan alat-alat ini dengan cara yang bertanggung jawab sehingga memberikan manfaat bagi pembuat konten dan tidak memberikan risiko kepada pelanggan, dan kolaborasi ini merupakan bukti fakta bahwa hal tersebut mungkin dilakukan," kata Grant Farhall, chief product officer Getty.
Banyak perusahaan yang terlibat dalam pembuatan AI generatif digugat oleh seniman, fotografer, dan penulis karena menggunakan karya mereka untuk menciptakan teknologi generatif, tanpa izin atau royalti. (M-3)
MENAG Nasaruddin Umar, berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir.
FILM drama keluarga dengan sentuhan fiksi ilmiah (Sci-fi), Esok Tanpa Ibu segera tayang di bioskop, dibalut dengan pendekatan teknologi Artificial Intelligence (AI)
Pada 2025, jumlah pengguna PLN Mobile melonjak drastis hingga melampaui 50 juta pengunduh dan total transaksi tahunan lebih dari 30 juta transaksi.
Marhaenisme sebagai ideologi organisasi tidak boleh anti-teknologi. Sebaliknya, teknologi harus dikendalikan oleh nilai-nilai ideologis untuk kepentingan rakyat kecil.
Inilah paradoks utama media massa di era AI.
Perusahaan manajemen medis global, Medix, menilai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi menjadi kunci penting untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan di Indonesia.
Program Studi Ilmu Komunikasi UniversitasDian Nusantara (Undira) menggelar pameran fotografi bertajuk Kreativitas Tanpa Batas dalam Lensa .
Kekayaan budaya Indonesia kembali diperkenalkan ke publik melalui medium fotografi dalam ajang vivo Imagine Awards 2025.
VIVO resmi merilis ponsel flagship teranyar mereka di tanah Air, adalah Vivo X300 dan X300 Pro. Lewat ponsel itu, vivo menghadirkan loncatan besar dalam inovasi teknologi kamera,
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aktivitas fotografi di ruang publik, tidak dikenai biaya.
Pameran Fotografi Indonesia 80 Tahun Keberagaman, Potret Bangsa dalam Lensa
DALAM rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Negeri Elok menghadirkan pameran fotografi “80 Tahun Keberagaman”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved