Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGEMAR film horror Indonesia mungkin sudah akrab dengan nama Laila Nurazizah atau lebih tenar disapa Lele Laila. Ialah penulis scenario yang disebut-sebut sebagai ‘jaminan’ untuk judul film horor meraih box office. Beberapa film dengan sentuhannya, yakni di semesta Danur hingga KKN di Desa Penari, semua berstatus mendapat jutaan penonton.
Lele pun laris mendapat tawaran kerja sama dalam penulisan skenario film. Terbaru, film yang ditulisnya dan akan tayang pada 14 September ini adalah Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2 atau Aku Tahu Kapan Kamu Mati: Desa Bunuh Diri.
Film ini disutradarai Anggy Umbara dan diproduseri Oswin Bonifanz, serta dibintangi Natasha Wilona (Siena), Acha Septriasa (Naya), Marsha Aruan (Windy), Ratu Felisha (Laras), dan Giulio Parengkuan (Rio).
Dalam acara pemutaran perdana yang didukung oleh Pangansari Group, Lele mengungkapkan jika memasukkan pengalaman personal. “Di film pertama itu adaptasi full dari novel yang ditulis Arumi E. Aku menulis untuk sekuel film ini, jadi sebenarnya secara penulisan aku memiliki dua materi, novel dan film pertama. Aku membayangkan karakter Siena yang sudah mengalami perkembangan di film keduanya. Setelah mendapat kebebasan dari produser, aku juga coba masukkan pengalaman personalku sebagai bagian dari rasa takut Siena,” kata Lele kepada Media Indonesia di Cinepolis Senayan Park, Jakarta, Jumat, (8/9).
Di sekuel, Siena yang pada film pertamanya memiliki kemampuan bisa mengetahui tanda-tanda kematian seseorang, ia mengalami depresi dan trauma. Kemampuan tersebut justru menjadi teror yang menghantuinya. Ia pun mencari bantuan profesional dengan pergi ke psikiater.
Siena kemudian memutuskan untuk menggunakan kemampuannya bisa membantu orang yang membutuhkan. Hingga suatu ketika ia datang ke desa Remetuk, yang mengalami kejadian misterius saat banyak warga desa secara berturut melakukan bunuh diri.
Aku Tahu Kapan Kamu Mati: Desa Bunuh Diri mengangkat fenomena bunuh diri massal dan kejadian bunuh diri yang belakang banyak terjadi di sekitar. Cerita ini, juga dekat dengan Lele karena pasangannya adalah penyintas bunuh diri. Dari pengalaman yang membuatnya cemas dan takut tersebut pun ia tuangkan ke pengembangan karakter Siena.
“Aku mentransfer rasa takut yang aku alami ketika menemani pasanganku yang merupakan penyintas bunuh diri ke karakter Siena. Bagaimana rasa takut yang aku alami itu juga dialami Siena di desa Remetuk,” lanjut Lele.
Bagi Lele, yang sudah banyak menulis judul horor, ia pun mencoba untuk terus mengeksplorasi penceritaan dari rasa takut. “Horor itu kan mempermainkan rasa takut ya. Jadi eksplorasi rasa takut. Dari yang mungkin menonton horor itu membuat bosan, sampai sebenarnya ada statement yang bisa diceritakan lewat horor. Hal itu bisa dieksplorasi bukan cuma ketakutan terhadap setan tapi juga bisa bisa dari teror yang ada di manusia.” (M-1)
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Dibintangi Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, dan Wafi Zihan, film ini mengangkat kisah saudara kembar yang terkutuk setelah sang nenek meninggal di hari keramat tanggal 6 bulan 6 jam 6.
Tora Sudiro bakal tampil dalam film Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel, dijadwalkan tayang pada 24 Desember mendatang.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Nagita Slavina yang menjadi produser eksekutif film Timur itu mengatakan bahwa film laga bisa menampilkan adegan perkelahian dan cerita dengan unsur drama yang menyentuh.
ARTIS Luna Maya terlibat dalam film horor terbaru berjudul Sosok Ketiga: Lintrik sebagai produser eksekutif
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved