Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ibu negara Prancis Brigitte Macron mengaku "tersentuh" setelah mengunjungi rumah Anne Frank di Amsterdam, selama kunjungan kenegaraannya di Belanda.
Ratu Belanda Maxima menemani Macron untuk mengunjungi rumah di tepi kanal itu, tempat penulis buku harian remaja Yahudi tersebut bersembunyi dari kejaran tentara Nazi selama Perang Dunia II.
Dalam kunjungan di rumah yang kini dijadikan museum itu, istri Presiden Prancis Emmanuel Macron yang juga merupakan mantan guru berusia 70 tahun, menuliskan pesan di buku tamu "Anne benar-benar menyentuh hati kami", kata pihak pengelola museum itu di Twitter, Kamis (13/4)
Dalam kunjungan itu, Brigitte Macron dan Ratu Maxima melihat-lihat rak buku yang mengarah ke paviliun rahasi, area yang terkenal sebagai tempat persembunyikan Frank dan keluarganya tinggal dari tahun 1942 hingga 1944.
Sayang, keluarga itu dikhianati dan kemudian ditangkap oleh Gestapo. Keluarga Frank pun dideportasi dari Belanda. Anne yang kala itu berusia 15 tahun dan saudara perempuannya Margot, 19, akhirnya meninggal karena tifus di kamp tawanan Bergen-Belsen pada Februari 1945. Sedangkan ibu mereka Edith, meninggal di kamp Auschwitz.
Ayahnya, Otto Frank, selamat dan kemudian menerbitkan buku harian putrinya, yang hingga hari ini telah terjual lebih dari 30 juta eksemplar.
"Saya ingin berterima kasih kepada Yang Mulia (Ratu) karena menerima kami dengan persahabatan seperti ini," kata ibu negara Prancis itu kepada wartawan bersama Ratu Maxima, kelahiran Argentina. Selain ke rumah Anne Frank, mereka juga mengunjungi badan amal kesehatan mental setempat.
Emmanuel dan Brigitte Macron menyelesaikan kunjungan kenegaraan dua hari mereka di Belanda, Kamis. (AFP/M-3)
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Sutradara Aldo Swastia menyebut tidak ada patokan pasti dalam menentukan batas antara fakta dan fiksi yang harus dikembangkan terutama dalam film bertema sejarah atau kepahlawanan.
Penilaian terhadap Pak Harto harus dilakukan dengan pendekatan akademik yang berimbang,
Di 2020, Sumardiansyah menolak keras kebijakan Kemendikbudristek yang ingin menjadikan sejarah sebagai mata pelajaran pilihan di SMA dan menghapuskannya di SMK.
Koleksi bersejarah ini terdiri dari sekitar 28.000 artefak fosil yang ditemukan Eugène Dubois di Trinil pada 1891–1892.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved