Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
The Papandayan Jazz Competition (TPJC) kembali hadir di tahun ini. Salah satu program The Papandayan Jazz Management ini dilaksanakan untuk kedua kalinya setelah terselenggara dengan sukses di tahun 2021.
TPJC merupakan kompetisi band jazz internasional berkonsep hybrid (luring dan daring) yang digelar secara virtual menggunakan platform konferensi online dan media sosial. Ajang tahunan ini terbuka untuk grup profesional dan amatir segala usia di seluruh dunia dan menampilkan panel juri ternama.
Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh The Papandayan Bandung dan Media Group yang dilaksanakan di Hotel The Papandayan ini memberikan ruang untuk musisi jazz dari seluruh dunia menunjukkan bakat mereka dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan eksistensi mereka di industri pertunjukan jazz melalui kreativitas mereka, hanya dengan mengirimkan video secara online.
"Bagi kami TP Jazz adalah sesuatu yang unik yang di dalamnya mengelola musik jazz secara utuh. TP Jazz memiliki visi untuk menjadi destinasi dari musik jazz. Kami berharap musik jazz menjadi destinasi untuk nasional dan internasional. Visi kami sebagai destinasi, kita berbicara sebagai sebuah tujuan, artinya kami mengelola berbagai aktivitas kegiatan secara teratur dan terorganisir," kata Bobby Renaldy, Pendiri TP Jazz Manajemen, saat konferensi pers TP Jazz di Jakarta Selatan, Rabu (12/10).
Pendaftaran TPJC dibuka sejak 10 Agustus 2022 hingga 31 Oktober 2022. Untuk proses penyeleksian peserta, TP Jazz Management mengundang musisi jazz kelas dunia, Ben Van Gelder. Selain itu, jajaran dewan juri lainnya datang dari musisi Tanah Air mulai dari Dwiki Dharmawan, Eq Puradireja, Venche Manuhutu, hingga seniman senior Bandung, Hari Pochang.
Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun 2022 menghadirkan kompetisi yang terbagi menjadi dua kategori usia yaitu Youth Jazz (usia di bawah 18 tahun) dan Jazz Warrior (usia di atas 18 tahun). Kompetisi terdiri dari 3 babak yaitu babak penyisihan, semifinal dan grand final.
Venche Manuhutu, salah satu juri TPJC mengatakan bahwa dengan adanya kompetisi ini dapat menjadi ukuran dalam rangka mencetus musisi-musisi muda yang ingin bereksplorasi lebih jauh dalam musik jazz sehingga mereka dapat mengasah ilmu dan berkontribusi dalam musik jazz.
Ia juga menyampaikan bahwa pada saat babak semi finalis, para peserta akan ditantang dengan mengeksplorasi lagu-lagu daerah Nusantara. Sehingga harapannya dengan ini musik jazz Indonesia dapat dikenal masyarakat global.
Pemenang TPJF 2022 selain berkesempatan tampil di TPJF 2023, juga akan memperebutkan total hadiah sebesar 100 juta rupiah, piala berlapis emas dan sertifikat, recording deals dan kolaborasi dengan musisi dunia ternama.
Tertarik untuk mengasah kemampuan bermusik jazz kamu di kompetisi ini dan memperebutkan total hadiah sebesar 100 juta rupiah? Kamu dapat membaca panduan dan informasi untuk bergabung dapat diakses melalui www.tpjazzfest.com. (M-2)
The Papandayan meraih penghargaan dari Haute Grandeur dalam kategori hotel dan restoran.
Di penghujung April 2024, bertepatan dengan perayaan ulang tahun The Papandayan yang ke-34 memberikan berbagai penawaran menarik bagi para tamu selama satu bulan ke depan.
Rayakan semangat bulan suci Ramadan bersama orang yang Anda cintai di Pago Restaurant, The Papandayan Hotel, dengan menu iftar buffet yang autentik.
Acara penghargaan yang dikenal karena mengakui keunggulan dalam industri perhotelan, memberikan empat penghargaan bergengsi kepada The Papandayan.
Dalam menyambut liburan sekolah, The Papandayan menawarkan paket menginap “School Break Package” dengan harga mulai dari Rp1.280.000 per malam.
Para peserta akan memasuki tahap semifinal yang akan dimulai pada 4 Mei hingga 17 Mei 2023, dengan ketentuan sembilan semifinalis harus mengirimkan video 1 lagu bebas yang diaransemen jazz.
SBS Gayo Daejeon 2025 menjadi salah satu acara musik K-Pop paling ditunggu penggemar di seluruh dunia.
Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2025 menegaskan dirinya bukan sekadar festival musik, melainkan laboratorium kreatif yang hidup di tengah kota.
Grup musik pop Jakarta, White Shoes and The Couples Company (WSATCC), mengungkapkan kegembiraan mendalam mengenai partisipasi mereka dalam rangkaian tur Soundrenaline 2025.
Jakarta akan menjadi lokasi penyelenggaraan Soundrenaline 2025, festival musik dan seni yang tahun ini hadir dengan format baru.
Setelah sukses meramaikan Makassar dan Medan, gelaran Soundrenaline 2025 kini bersiap melanjutkan perjalanannya ke Bandung pada Sabtu, 29 November 2025.
Malam puncak Lustrum ke-12 turut dimeriahkan oleh Wika Salim, Secondborn, dan DJ Winky Wiryawan, yang menambah euforia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved